Suara.com - Kecelakaan kereta bawah tanah terjadi di Stasiun Internasional O'Hare Chicago, Amerika Serikat, Senin (24/3/2014) lalu. Kejadian nahas itu membuat sebagian stasiun hancur berantakan.
Beruntung tak ada korban jiwa dalam insiden nahas ini. Meski sebanyak 32 di antaranya mengalami luka-luka.
Pun dengan lelaki tua dan seorang petugas keamanan yang berada di atas peron. Sesaat sebelum kejadian nahas itu terjadi, kedua lelaki beruntung itu tengah mengobrol. Keduanya langsung berlari ketika mengetahui kereta tergelincir.
Penyidik Keselamatan Transportasi AS, Ted Turpin mengatakan bahwa kecelakaan ini diduga terjadi karena malfungsi rem.
"Masinis telah berada pada kecepatan yang tepat ketika kereta memasuki stasiun, yakni pada kecepatan 25 mph. Kemungkinan ada kerusakan rem di dalam kabin. Rem darurat juga telah diaktifkan. Tapi tidak berfungsi dengan baik," ujarnya.
Sementara itu, ahli transportasi Joseph Schwieterman mengungkapkan bahwa kecelakaan ini termasuk kategori parah. "Ini kategori yang parah. Sebuah keajaiban tak ada korban meninggal dalam kejadian ini," ujarnya. (Daily Mail/ WorldClpis101/ Youtube)
Berita Terkait
-
Purbaya Caplok 60% Saham KCIC, Utang Whoosh Kini Tanggung Jawab Kemenkeu
-
Sopir Mikrotrans Tabrak Lansia, Sempat Tutupi Kecelakaan sebelum Dipecat
-
Cara Pesan Tiket Shinkansen untuk Liburan di Jepang, Kini Bisa Lebih Praktis dari Indonesia
-
Didorong B50, Angkutan CPO KAI Tembus 374 Ribu Ton hingga Juli 2026
-
Promo Tiket Kereta Api di BRImo Langsung Dapat Cashback 15 Persen, Cek Syaratnya!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan