Suara.com - Seorang terapis musik di Rumah Sakit Anak Cincinnati Medical Center, Amerika Serikat (AS), Brian Schreck, membuat sesuatu yang tidak biasa, di luar nalar pula.
Dia merekam detak jantung seorang anak sekarat, Dylan, untuk diubahnya menjadi alunan indah.
Dylan sendiri, pada akhirnya, meninggal dunia Februari lalu, karena sakit. Ia tutup usia pada umur 14 tahun.
Melihat orangtua Dylan yang larut dalam sedih, Brian tidak tinggal diam. Lelaki berjanggut itu langsung mengambil berbagai perabotnya untuk mengkombinasikan rekaman detak jantung Dylan, dengan musik buatannya.
Hasilnya pun sungguh luar biasa. Dia sukses menciptakan lagu sangat indah, dan mampu membuat orangtua Dylan terkagum-kagum.
"Saya terinspirasi dari seorang ibu pasien yang berkata kepada saya kalau dia takut lupa dengan suara putrinya yang baru meninggal," kata Brian seperti dikutip dari laman Huffingtonpost, Jumat (4/7/2014)
"Karena itu saya mencoba mengambil langkah lain dalam profesi saya. Dan ternyata langkah itu berhasil mengobati kerinduan dari keluarga korban yang ditinggalkan," ujarnya. (Cincinnati Children's Hospital Medical Center/ Youtube)
Berita Terkait
-
Sentil Toxic Relationship, Awdella Rilis Aku Juga Manusia: Jangan Sampai Kehilangan Diri Sendiri
-
Kekuatan Manifestasi Shanty: Dari Jurnal Pribadi hingga Single Terbaru, I Do
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Festival Musik dan Komodifikasi Ruang Publik: Mengapa Harga Tiket Kian Mahal?
-
Serial Spider-Noir Siap Tayang 27 Mei 2026, Nicolas Cage Jadi Bintang Utama
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan
-
Cak Imin Ingatkan Dampak Bencana Bisa Ciptakan Kemiskinan Baru
-
Memanas! Menteri KKP Angkat Bicara Atas Tuduhan Menkeu Purbaya soal Proyek Kapal
-
Hasto PDIP: Cetak Prestasi Dulu Sebelum Bicara Pilpres 2029
-
IIMS 2026 Bertabur Brand Dunia, Toyota Rilis 3 Mobil Hybrid EV Baru
-
Atap Stadion Pakansari Rusak Diterpa Angin Kencang, Ada Korban Luka
-
Residu Kimia Sempat Cemari Cisadane, Pengelola Pastikan Air Minum Aman
-
PDIP Klaim 100 Persen Warga Bisa Dapat BPJS Gratis, Ini Hitungannya
-
FOMO Sehat ala Gen Z, Mitos Obesitas, dan RS Tapi Homey
-
Tatjana Saphira Bicara Kemungkinan Cinlok dengan Fadi Alaydrus Gara-gara Series Baru