Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) marah besar dengan temuan praktek pungli Balai Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Kedaung Kali Angke. Selain di tempat itu, dia menduga ada dua dinas yang juga terindikasi adanya pungli.
?”Dua dinas ini kan berhubungan langsung dengan masyarakat. Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B) dan Tata Ruang ini banyak keluhan (pungli) dari masyarakat,” kata Ahok, di Balai Kota Jakarta, Kamis (24/7/2014).
Ahok pun meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengungkap dugaan ini. Dia berharap KPK bisa menangkap anggota PNS yang terlibat praktik pungli di dinas yang berhadapan langsung dengan masyarakat ini.
“Dinas P2B dan Tata Ruang ini bikin pusing. Tangkap-tangkapin aja semuanya,” kata Ahok.
Saat sidak kemarin, Rabu (23/7/2014), Ahok geram lantaran menemukan banyak kejanggalan dalam proses uji Kir di Balai PKB Kedaung Kali Angke . Dia pun mengancam memecat pegawai di Balai, termasuk PNS, bila terbukti melakukan kecurangan.
Ahok tambah kesal setelah mengetahui 90 persen alat uji Kir di Balai tidak berfungsi. Pemeriksaan menggunakan cara manual dan berpotensi terjadi kecurangan dan pungutan liar. Serta menemukan pratek calo.
Dia bahkan sempat mengancam akan memecat semua PNS di balai PKB yang terlibat. (MrLovemata/ Youtube)
Berita Terkait
-
Minta Maaf Sebut Sahur Ganggu Jam Tidur, Cut Rizki Tetap 'Dirujak'
-
Jokowi Lempar Bola Panas, Mungkinkah KPK Kembali Sakti?
-
Gugatan 57 Mantan Pegawai KPK Dikabulkan KIP, Hasil TWK Harus Diungkap ke Publik
-
Viral Video Remaja Banyumas Pukul Kepala Temannya karena Tak Puasa
-
Terkait Rencana Borong 105 Ribu Mobil dari India, KPK Langsung Wanti-wanti Hal Ini!
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Drama Kasus Tual: Kenapa Kapolda Maluku Kejar Tenggat Waktu Pelimpahan Berkas Bripda Siahaya?
-
MUI: Kalau Barang Amerika Masuk Tanpa Label Halal Jangan Dibeli!
-
Kontrak Freeport Diperpanjang, Bahlil: Saham Indonesia Jadi 63 Persen Pada 2041
-
Tanggapan Purbaya, Kemenkeu Klarifikasi soal Gugatan Guru Honorer untuk Anggaran MBG UU APBN 2026
-
Tarif Trump Berubah Jadi 10 Persen, Seskab Teddy: Kita Sedia Payung Sebelum Hujan
-
Pramono Anung Respons Keluhan Warga, Lapangan Padel Bermasalah Akan Ditertibkan
-
Waspada Gula Darah Naik? Ini Jawaban Ilmiah Konsumsi Kurma untuk Diabetes
-
Anggaran Pendidikan 2026 Naik, Mendikdasmen Pastikan MBG Tak Kurangi Dana Sekolah
-
Pasca Kasus AKBP Didik, Seluruh Personel Polri Wajib Ikuti Tes Urine
-
Kasus Melebar! Selain Narkoba, AKBP Didik Terbukti Lakukan Penyimpangan Seksual