Suara.com - Setahun lalu, media digemparkan oleh kemunculan sepasang gadis kembar yang menghabiskan miliaran Rupiah untuk menjalani operasi plastik, termasuk memperbesar payudara, mempertebal bibir dan mentato alis.
Kini, mereka dinobatkan sebagai "pasangan kembar paling identik di dunia" oleh sebuah stasiun televisi swasta di Jepang.
Lucy dan Anna DeCinque, demikian nama pasangan gadis kembar asal Perth, Australia tersebut. Gelar "pasangan kembar paling identik di dunia" itu disandang Lucy dan Anna setelah berhasil mengalahkan pasangan kembar identik asal Jepang dalam permainan di televisi tersebut.
Lucy dan Anna sukses menjadi yang terbaik dalam beberapa tantangan. Salah satunya adalah mengerjai orang di depan umum.
Kepada Channel Seven, Lucy dan Anna mengungkap keunggulan mereka dari pesaing mereka.
"Mereka bisa pergi ke toko tanpa kembaran mereka. Coba lihat, mana pernah kami seperti itu. Kami tidak akan pernah pergi ke manapun jika tidak berdua. Selain itu, mereka juga tidak tidur di kamar yang sama," kata Lucy dan Anna.
Ya, dengan bedah plastik yang menelan dana hingga 130.000 Poundsterling atau sekira Rp2,5 miliar, Lucy dan Anna memang bak pinang dibelah dua, tak ada bedanya. Merekapun kemana-mana selalu bersama, memakai pakaian yang sama, bahkan menyantap menu makanan yang sama.
"Ketika ia kenyang, saya akan kenyang pula. Ketika ia berhenti makan, saya akan berhenti makan juga," kata Lucy.
"Sudah dibuktikan di Jepang dan sudah menaklukkan semua tantangan dan kami membuktikan bahwa kami adalah kembar paling identik di dunia," ujar Lucy dan Anna.
Lucy dan Anna juga melakoni pekerjaan yang sama. Mereka merawat orang jompo bersama, dan membagi dua gajinya.
Gilanya, mereka juga berbagi pacar. Awalnya, mereka memacari kekasih yang berbeda. Namun, belakangan mereka merasa lebih mudah jika hanya punya satu kekasih.
Lelaki beruntung itu bernama Ben Byrne, seorang mekanik berusia 31 tahun yang juga berasal dari Perth, Australia. (Metro/ PureInsanityOfficial/ Youtube)
Berita Terkait
-
Iri Tetangga Punya Mobil Baru? Video Emak-Emak Buang Kunci Portal Viral
-
5 HP Midrange dengan Kamera Terbaik untuk Video Sinematik, Hasil Stabil dan Warna Dramatis
-
Samsung Galaxy A37 5G Andalkan Nightography HDR Video, Tips Buat Gen Z Rekam Konten Low Light Keren
-
Parodi Permintaan Maaf Sarwendah Viral di Media Sosial: Isinya Jauh Lebih Jujur
-
5 HP dengan Perekaman Video 4K 60fps Terbaik, Hasil Anti Goyang untuk Konten Kreator Pemula
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Denny Sumargo Tak Mau Biel Manja: Dibiasakan Hadapi Masalah Sendiri Sejak Kecil
-
Clara Bernadeth dan Dayinta Melira Dalami Karakter Sampai Konsultasi ke Ahlinya | NGORBIT
-
Polemik dengan Sarwendah, Betrand Peto Pasang Badan Buat Ruben Onsu
-
Debat Panas PDIP ke Menkop: Koperasi Merah Putih Gak Jelas, Buka di Samping Kuburan!
-
Roger Danurta dan Cut Meyriska Bantah Terima Uang Saku dari Travel Umrah Hanania
-
Clara Shinta Batal Bercerai Kesepakatan Perdamaian Jadi Alasan, Apa Isinya?
-
Kronologi Haji Bolot Dibawa ke RS, Berawal dari Sesak Dada
-
Berulang Kali Digosipkan Pencucian Uang hingga Suap, Raffi Ahmad Trauma Bekerja di Pemerintahan?
-
Jeritan Parau Emak-emak di Hadapan Pasukan Brimob Bundaran HI
-
Mendikdasmen: Jutaan Guru Mau Program MBG Lanjut