Suara.com - Penatian panjang Cile untuk meraih trofi turnamen Internasional pertama mereka akhirnya terwujud. Menghadapi Argentina di babak final Copa America, Cile menang lewat drama adu penalti.
Jalannya Pertandingan
Permainan cepat ditampilkan Cile dan Argentina sejak peluit kick-off dibunyikan. Di 15 menit pertama, Cile lebih aggresif dalam menekan.
Sejumlah peluang pun di dapat, diantaranya di menit ke 11. Namun peluang yang di dapat Arturo Vidal tersebut kandas setelah bola hasil sepakannya masih mampu dibendung Romero.
Argentina mendapat peluang pertamanya di menit 20 melalui aksi Sergio Aguero. Sayang, tandukkan punggawa Manchester City yang menyambut tendangan bebas Lionel Messi, masih mampu dibaca dengan baik oleh Claudio Bravo.
Memasuki menit 29, pergantian pemain dilakukan pelatih Argentina Gerardo Martino. Angel Di Maria yang terlihat kesakitan usai dilanggar Silva digantikan oleh Ezequiel Lavezzi.
Di sisa waktu babak pertama, kedua tim terus bertukar serangan. Namun hingga peluit panjang tanda turun minum dibunyikan wasit, skor kacamata belum berubah.
Tekanan langsung dilancarkan Cile di babak kedua. Dua menit bola bergulir di paruh kedua, Vidal kembali mendapat peluang namun kesempatan itu kandas setelah bola hasil tandukkannya dengan mudah diamankan Romero.
Memasuki pertengahan babak kedua, perubahan strategi mulai dilakukan kedua pelatih dengan melakukan pergantian pemain. Di kubu Argentina, Aguero digantikan oleh Gonzalo Higuain dan Ever Banega masuk menggantikan Javier Pastore. Sementara di kubu tuan rumah, Mati Fernandez masuk menggantikan Valvadia.
Di menit 81, Sanchez nyaris memecah kebuntuan. Menyambut bola lambung yang dilepaskan Isla, Sanchez langsung melepaskan tendangan keras ke sisi kanan gawang Romero namun bola masih melebar tipis dari sasaran.
Argentina mendapat peluang emas untuk mengubah papan skor di masa injuri. Sayang, Higuain gagal memanfaatkan peluang tersebut.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor 0-0 tidak berubah dan pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan.
Di paruh pertama babak tambahan, peluang emas di dapat Cile. Memanfaatkan kesalahan Mascherano, Sanchez nyaris mengubah kedudukan jika saja Demichelis gagal menghentikan laju pemain Arsenal tersebut.
Menghindari adu penalti, jual beli serangan terjadi diantara kedua tim. Akan tetapi, disiplinnya barisan belakang kedua kubu, memaksa hasil pertandingan harus ditentukan lewat drama adu penalti.
Fernandez yang maju sebagai eksekutor pertama tuan rumah berhasil menyarangkan bola. Begitu pula dengan Lionel Messi di kubu Argentina.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Jokowi Akan Sambangi Sejumlah Daerah, Pengamat Soroti Strategi Politik Jangka Panjang
-
Kasih Paham: Dolar Naik Gila-gilaan, Kenapa Rupiah Kita Kalah?
-
Mengenal Fang Sheng, Tradisi Melepas Makhluk Hidup saat Perayaan Waisak
-
Executive Talk: Strategi SiCepat Hadapi Tantangan Industri Logistik 2026
-
Acha Septriasa Sebut Bertahan di Pernikahan Toksik Tak Selalu Benar
-
Bilal Indrajaya Bawakan Konsep "Tribute to The Beatles", Nyanyikan Lagu Kesukaan Sang Anak
-
Konten Kreator Aa Juju Nekat Mau Jalan-jalan ke Perbatasan Kamboja yang Identik Perdagangan Ginjal
-
Ratu Sofya Lelah 2 Tahun Konflik dengan Sang Ibu Tak Kunjung Usai
-
Dewi Perssik Pakai Jubah biar Tak Dikenali, Saat Diam-diam Kuliah S1 Psikologi di Jakarta
-
Bertemu Sahabat Rasa Keluarga, Rey Bong Keluar dari Masa-masa Sulit