Suara.com - Tak berlebihan nampaknya jika ada pendapat bahwa anak kembar memiliki ikatan batin yang kuat, meski di usia yang amat belia sekalipun. Buktinya adalah kejadian yang terekam kamera di mana seorang bocah lelaki dua tahun menyelamatkan saudara kembarnya yang tertimpa lemari.
Peristiwa ini terabadikan lewat webcam yang terpasang di kamar kedua balita kembar bernama Bowdy dan Brock. Di situ terlihat pada awalnya Bowdy dan Brock sama-sama mendekati sebuah lemari dengan kedua laci terbuka. Kemudian, keduanya memanjat kedua laci tersebut.
Tak kuat menahan beban tubuh kedua bocah lelaki itu, lemari itupun roboh. Malang bagi Brock, lemari itu menindih tubuhnya. Tangis Brock pun pecah.
Bowdy tampak kebingungan. Sepertinya ia mencari cara untuk melepaskan saudaranya dari lemari yang menimpanya.
Setelah beberapa saat bolak-balik dari satu sisi lemari ke sisi lainnya, akhirnya Bowdy memutuskan mengangkat lemari itu dari sisi depan. Dengan sekuat tenaga, ia berhasil menciptakan celah yang cukup bagi Brock untuk keluar.
Video ini diunggah oleh Ricky dan Kayli Shoff, sepasang suami istri asal Utah, Amerika Serikat.
"Saya sebenarnya agak enggan mengunggah video ini. Namun saya rasa ini tak hanya memberi kesadaran buat para orangtua, namun juga sesuatu yang luar biasa. Kami juga bersyukur atas kuatnya ikatan di antara kedua anak kembarnya," kata Tuan Shoff di Facebook.
Netizen pun memberikan tanggapan beragam.
"Astaga bayi yang malang. Ini membuat saya sedih sekaligus senang karena ia tidak apa-apa. Saya juga punya anak yang berumur hampir 2 tahun. Puji Tuhan ia baik-baik saja," kata seorang netizen.
"Ini membuat saya terharu. Puji Tuhan mereka baik-baik saja," kata lainnya.
Berita Terkait
-
Tragis! Bayi Kembar Jadi Korban Kekejaman Pemukim Israel di Tepi Barat Palestina
-
Anggap Temannya Miskin, Perempuan Ini Minta Bayi Kembar yang Baru Dilahirkan
-
USG Tunjukkan 4 Janin, Ibu di Indramayu Syok Lahirkan Bayi Kembar 5
-
Momen Anak Kembar Mpok Alpa Pandangi dan Peluk Jenazah Sang Ibu Sebelum DIkubur Bikin Terenyuh
-
Anak Kembar Mpok Alpa Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Sang Ibu Meninggal
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Belum Kapok, Shin Tae-yong Siap Lanjutkan Karier Kepelatihan di Indonesia
-
NGORBIT "Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan": Antara Merawat Ibu dan Mengejar Impian
-
Lolos dari Blokir Pemerintah, Pakar Ungkap Trik Licik Judol Hayam Wuruk
-
Mensos Saifullah Yusuf Coret 11 Ribu Penerima Bansos Terkait Judi Online
-
WNI Termasuk di Antara 28 Kru Kapal Pesiar yang Ditangkap di AS Terkait Kasus Konten Pelecehan Anak
-
Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Chromebook
-
Penjelasan Resmi Dukcapil Soal Larangan Serahkan KTP Saat Check-in Hotel
-
AHY Marah Sampai Tunjuk Anak Buah: Kepala Balai Sini, Anda Dengarkan Saya
-
Siapa Roby Kurniawan? Bupati Bintan yang Namanya Terseret Isu Kehamilan Ayu Aulia
-
Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook