Suara.com - Bidang politik memang terkesan maskulin, karena mayoritas pelakunya adalah laki-laki, dengan usia yang terbilang senior.
Masih sedikit sekali angka anak muda yang bersedia terjun ke dalamnya. Jika pun ada sebagian laki-laki, sedangkan para perempuan akan berpikir berulang kali untuk ikut andil.
Bukan karena tidak mampu, tapi lebih kepada anggapan negatif banyak orang, perempuan muda dipandang belum mumpuni dan sikapnya yang belum dewasa secara politik.
Stigma itu diakui politisi muda Tsamara Amany yang dinilainya sangat kencang menerpa dirinya.
"Sapaan akrabnya tuh, 'dinda, sini abang ajarkan'. Itu kalau dipanggil seperti itu, di satu sisi di mana merendahkannya jadi keabangan," ujar perempuan bernama lengkap Tsamara Amany Alatas dalam acara diskusi 'Generation Equality' di Auditorium IFI, Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (9/12/2019).
Video Editor: Fatikha Rizky Asteria N
Berita Terkait
-
KPK Periksa Politikus NasDem Rajiv, Disorot soal Hubungan dengan Tersangka Korupsi CSR
-
Ahmad Sahroni Lulus S3 dari Kampus Apa? Judul Disertasinya Viral Bikin Salfok
-
15 Mobilnya Disita KPK, Satori Berdalih untuk Showroom dan Dibeli Sebelum Jadi Anggota DPR
-
Rumah Politikus Kosong Buku, Penulis Muda: Jangan Pertaruhkan Masa Depan dengan Kepala Kosong
-
Penjarahan Terkuak, Koleksi Buku Absen di Rumah Politikus
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Banjir Kampung Melayu Surut, Warga Gotong Royong Bersihkan Lumpur
-
Cinta Terlarang di Kalimantan Selatan: Apa Rahasia di Balik Ketegangan Film 'Kuyank'?
-
Raymond dan Joaquin Tutup Indonesia Masters 2026 sebagai Runner-up
-
Sejarah Baru Tenis Dunia: Novak Djokovic Tembus 400 Kemenangan Grand Slam
-
Seskab Teddy Klaim Presiden Prabowo Bawa Oleh-oleh dari Inggris: 600 Ribu Lapangan Kerja
-
Layvin Kurzawa Resmi Gabung Persib Bandung, Ini Durasi Kontraknya
-
Pasha Ungu Minta Kejelasan Peran TNI-Polri dalam Penyelenggaraan Haji
-
Cerita Inspiratif: Kampung Koboy Desa Tugu Selatan Cisarua
-
BGN Tegaskan MBG Harus Habis di Sekolah, Bukan Dibawa Pulang
-
Usai Pingsan Saat Upacara Duka, Kondisi Menteri Trenggono Berangsur Pulih