Suara.com - Belakangan ini di Jawa Timur dan sekitarnya dihebohkan ular kobra masuk rumah dan menggigit warga hingga di rawat ke rumah sakit. Berkaca dari itu, meramaikan libur natal dan tahun baru 2020 Museum Komodo dan Taman Reptilia, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menggelar acara drama 'Teror Ular Kobra'.
Bukan sembarang drama, pementasan drama digelar demi mengedukasi warga dan pengunjung museum agar tahu cara dan metode penanganan jika bertemu ular khususnya ular kobra, apalagi ular yang masuk rumah.
"Sekalian mereka rekreasi bisa mendapatkan edukasi maupun secara penanganan jika tergigit ular berbisa maupun jika kedatangan ular ke rumah penanganannya seperti apa," ujar Erik Hendrayana sekaku Kasi Koleksi dan Perawatan Satwa, Museum Komodo dan Taman Reptilia, TMII, Jakarta Timur, Selasa (24/12/2019)
Erik mengatakan, pada dasarnya acara bukan semata-mata diadakan karena kisruh ular kobra yang tengah ramai, melainkan acara edukasi memang rutin digelar setiap Sabtu-Minggu, tapi kasus teror ular kobra di daerah Jawa membuat pihak museum kini lebih menspesifikasi edukasi yang digelar.
"Show edukasi memang sudah lama, tapi sekarang ini lagi marak sama teror ular kobra, jadi kita tekankan disini bagaimana penanganannya, atau jika kedatangan ular-ular berbisa," tutur Erik.
Drama akan digelar selama Pekan Desember Natal dan Tahun Baru atau tepatnya pada 25, 28, 29 Desember, 1, 4, dan 5 Januari 2020. Dalam sehari show akan digelar sebanyak 2 kali, pagi dan sore hari, dan bergantung pada cuaca hari saat itu.
Video Editor: Fatikha Rizky Asteria N
Berita Terkait
-
Naga Hingga Wajah Berubah! Intip Kemeriahan Festival Pecinan di TMII
-
15 Tempat Wisata Bagikan Tiket Gratis Promo 17 Agustus 2025, Serbu Sekarang!
-
Relawan Bara JP Gelar KLB 19 Juni, Jokowi Berniat Hadir kalau Sudah Sembuh dari Alergi Kulit
-
Harga Tiket Taman Mini Terbaru Musim Liburan 2025 dan Cara Pesannya
-
Isi Waktu Libur Lebaran, Lebih dari 22 Ribu Warga Padati TMII Kamis Ini
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Hasil Tes Urine Sopir Calya Ugal-ugalan Bersih Zat Adiktif, Tapi Ditemukan Benda Ini di Mobil
-
Polisi Hentikan Laporan Yoni Dores, Lesti Kejora Tak Terbukti Langgar Hak Cipta
-
Lagu Cicak-cicak di Dinding Untuk Film Horor, Joko Anwar: Yakin Itu Lagu Anak?
-
Fenomena Rakyat Menentang MBG, Justru Disebut Lawan HAM?
-
DPRD DIY Protes Dana Desa Dipangkas untuk Koperasi Merah Putih, Infrastruktur Desa Terancam
-
Suami Diminta Kembalikan Beasiswa LPDP, Rupanya Dwi Sasetyaningtyas Punya Gurita Bisnis
-
Bukan Cuma Isu! King Nassar Akui Ipar Syahrini Cocok Jadi Pasangan, Ini Alasannya
-
Detik - Detik Kapal Feri di Kaltim Tenggelam, Mobil dan Ayam Ikut Karam
-
Siapa Cut Rizki? Banjir Hujatan karena Ucapan Kontroversial tentang Sahur
-
"Bukan Pemerintah!" Dirut Agrinas Lantang Soal Impor Pikap: Kami Setia pada Negara, Bukan Individu