Suara.com - Saat berjualan makanan, seseorang harus memiliki hal untuk atau nilai jual yang menarik. Hal tersebut dilakukan agar bisa diingat pelanggan di tengah menjamurnya usaha kuliner.
Beragam cara pun dilakukan agar bisa menarik pelanggan. Para pedagang mungkin memilih nama restoran yang unik, nama menu yang tak biasa, sajian makanan menarik, dan lainnya.
Salah satu contohnya seperti yang tampak dalam unggahan akun Twitter recehtapisayng. Dalam unggahan itu, terlihat menu minuman segar yang dijual di sebuah warung.
Menariknya, cara penulisan minuman itu cukup tak biasa. Pasalnya, ia mengganti huruf P menjadi F sehingga cara bacanya pun jadi terdengar unik.
Ada tiga menu yang dijual di sana yakni sop buah, es campur dan es kelapa. Namun, ia menuliskan menu-menu tersebut menjadi sof buah, es camfur, dan es kalafa.
"Pedagang es buah di Condet be like," tulis pengunggah foto tersebut dalam cuitannya.
Harga sajian minuman tersebut pun relatif cukup murah. Satu porsi sop buah dibanderol dengan harga Rp7 ribu, es campur Rp5 ribu, dan es kelapa Rp2 ribu.
VO/Video Editor: Septi / Galih Fajar
Berita Terkait
-
5 Cara Bikin Usaha Kuliner Makin Moncer: Branding Sampai Pengiriman Super Cepat
-
Just Do Eat: Kuliner Asian Fusion dengan Peluang Usaha yang Praktis dan Menguntungkan
-
Mengenal Bakmiaw, Usaha Kuliner Milik Sherina Munaf dan Baskara Mahendra
-
Bawa Restoran Indonesia Menembus Pasar Internasional, Strategi Apa yang Dibutuhkan?
-
6 Jurus Digitalisasi Jitu, Mengubah Usaha Kuliner Sederhana Menjadi Kelas Atas!
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Pigai Sebut Anggaran Bansos Kemenham Belum Ada, Akui Gunakan Dana Pribadi
-
FPI Khawatirkan dan Pertanyakan Iuran Board of Peace
-
LIVE: Profesionalisme Penegakan Hukum dan Pengaruh Bagi Iklim Usaha I Round Table Discussion
-
Niat Bersalaman Berujung Kasus, Begini Babak Baru Perkara Habib Bahar bin Smith
-
Kerabat Bantah Ressa Hidup Hedon di Banyuwangi, Bongkar Kehidupan Tanpa TV dan Kulkas
-
MUI Beri 'Nasihat' Pandji Pragiwaksono, Buntut Mens Rea yang Bikin Gaduh
-
Belum Puas Diakui Denada Lewat Sosmed, Ressa Ingin Bertemu
-
MUI Mendesak, Mensesneg Rencana Buka Dialog soal Keanggotaan Board of Peace
-
Diskusi Bulanan: Quantum Age, Big Data dan Masa Depan Industri Media
-
Pria Pensiunan ASN Blora yang Tendang Kucing hingga Mati Terancam Dibui