Suara.com - Asian Fusion adalah konsep kuliner yang semakin populer dalam beberapa tahun terakhir, menggabungkan elemen-elemen masakan dari berbagai negara di Asia dengan sentuhan kreatif dan modern. Konsep kulier ini mampu menghadirkan pengalaman makan yang unik dan memikat banyak kalangan. Dari sushi dengan twist baru, mi dengan bahan-bahan tak terduga, hingga hidangan fusion lainnya, Asian Fusion menawarkan keberagaman yang mengakomodasi selera konsumen yang semakin berkembang.
Tren ini tidak hanya menarik para pencinta kuliner, tetapi juga memberikan peluang besar bagi para pelaku usaha untuk menciptakan menu inovatif yang mudah diterima pasar. Dengan menggunakan bahan-bahan lokal dan tradisional, namun disajikan dengan cara yang lebih modern dan menarik, Asian Fusion mampu menjembatani rasa otentik dengan kreativitas yang menyegarkan.
Inilah alasan mengapa konsep ini terus berkembang, terutama di kalangan generasi muda yang mencari pengalaman kuliner yang berbeda dan lebih berani.
Dan bagi para calon pengusaha yang ingin memulai bisnis kuliner, peluang usaha di bidang Asian Fusion ini menawarkan potensi besar dan model yang relatif mudah dijalankan. Salah satu brand yang menawarkan peluang ini adalah Just Do Eat, yang mengusung konsep kuliner Asian Fusion dengan kepraktisan dan kualitas terjamin.
Just Do Eat hadir dengan konsep yang sederhana namun kuat: membuka peluang usaha kuliner Asian Fusion yang mudah dijalankan, terjangkau, dan tetap mengutamakan kualitas.
“Just Do Eat adalah jawaban bisnis yang lebih praktis dan matang. Pertimbangan pelaku bisnis pada permodalan, tempat, dan pengalaman yang terbatas kami kemas dalam solusi dan langkah kongkrit pada produk bisnis terbaru kami,” jelas Chandra Hidayat, CEO PT. Berjaya Makmursukses Indotama.
Dengan menggabungkan cita rasa otentik Jepang dan Korea, usaha kuliner ini menawarkan 6 pilihan segmen bisnis — mulai dari Japanese Food, Korean Food, Naskot, Sandwich, Bakso dan Mi Ayam, hingga Ayam Crispy. Konsepnya compact dan fleksibel, cocok untuk berbagai model usaha seperti booth, food truck, maupun food court dengan space terbatas atau warung kecil.
Salah satu keunggulan besar dari peluang usaha Just Do Eat adalah investasi yang relatif terjangkau. Dengan biaya awal yang bersaing, calon mitra dapat memulai bisnis dengan modal yang lebih rendah dibandingkan dengan model usaha kuliner lainnya.
Sebagai bentuk dukungan bagi para pebisnis pemula, tersedia harga spesial untuk 10 mitra pertama yang bergabung pada event IFRA Business Expo yang berlangsung pada tanggal 25-27 April 2025.
Baca Juga: Dagingnya Berasa, Kuahnya Bikin Merem Melek Hanya di Bakso Ojolali
Penawaran special yang bisa dipilih adalah Rp66.100.000 untuk Naskot, Japanese Food, Korean Food, dan Sandwich; serta Rp85.000.000–86.100.000 untuk Bakso dan Mi Ayam, serta Ayam Crispy.
Sebagai bagian dari sistem franchise, mitra nantinya akan mendapatkan dukungan menyeluruh mulai dari pelatihan operasional, manajemen bisnis, hingga pemasaran. Dukungan ini dilatarbelakangi oleh pemahaman bahwa memulai usaha butuh lebih dari sekadar ide, serta pertimbangan dalam modal awal cukup besar dan pengalaman pertama di bisnis kuliner. Itu semua menjadi kendala besar dalam setiap mitra untuk memulai bisnis kuliner pertama mereka.
Oleh karena itu, setiap mitra akan mendapatkan dukungan penuh berupa peralatan, resep, pelatihan, dan pasokan bahan baku, tanpa biaya royalti (jika berlaku), serta jaminan rasa autentik berkat bahan baku premium seperti saus Gocujang Korea, nori Jepang, dan daging pilihan.
“Kami ingin memudahkan pebisnis kuliner yang ingin berkembang tanpa kendala lokasi besar atau modal tinggi. Cukup pilih segment favorit, dan kami siap support dari produk sampai operasional,” tegas Claudya Zevanya, CMO PT Berjaya Makmursukses Indotama.
Dengan semangat mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia, usaha kuliner Asian Fusion bisa jadi pilihan untuk memulai usaha tanpa harus memulai dari nol.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan