Suara.com - Kisah pilu Aji Yusman yang tak mampu membayar biaya persalinan istri tengah menjadi sorotan publik. Tak mengurangi rasa simpati, sejumlah warganet mempertanyakan alasan bintang sinetron Inikah Rasanya itu tidak menggunakan BPJS.
Dalam curhatnya di media sosial, Aji Yusman menceritakan bagaimana anak keempatnya meninggal dalam kandungan saat berusia enam bulan. Hal ini akibat sang istri mengalami pendarahan karena tekanan darah mencapai 200.
Akhirnya anak Aji Yusman tak bisa diselamatkan bahkan sebelum lahir ke dunia. Aji mengaku tak mampu biaya operasi caesar sang istri untuk mengangkat jenazah janin dari rahim. Alhasil, Aji mengadakan penggalangan dana.
Sebelum memutuskan untuk minta bantuan masyarakat, Aji Yusman sudah berusaha dengan menjual aset dan barang-barang. Namun kini semuanya ludes sehingga tak ada lagi yang bisa dijual. Simak videonya.
Video Editor: Rahadyan Adi
Berita Terkait
-
Baru Reuni, Intip Kabar Terbaru 5 Pemain Inikah Rasanya setelah 20 Tahun
-
Aji Yusman Buka Donasi Buat Fahmi Bo, Artis-Artis Lain Langsung Kena 'Colek' Warganet
-
Aji Yusman Geram Dibilang Tak Bisa Bayar Kentang Goreng: Saya Datangi Resto Sampeyan!
-
Dekat dengan Ruben Onsu, Kebaikan Desy Ratnasari Dibongkar Artis Ini
-
Dituding Jual Kesedihan Imbas Dagang Mainan Anak di Instagram, Aji Yusman Beri Pembelaan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan