Suara.com - Aliran Sungai Cidurian mengancam keselamatan warga di Kabupaten Tangerang. Ancaman itu semakin nyata ketika derasnya aliran sungai membuat jalanan amblas.
Seperti terjadi di Kampung Supang RT 03 RW 02 Desa Koper, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang jalan yang menjadi akses utama aktivitas warga amblas akibat erosi. Mirisnya, jalanan amblas itu sudah terjadi beberapa tahun ke belakang tetapi belum juga ditangani oleh pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Balai Besar Sungai Wilayah Cidanau, Ciujung, Cidurian.
Sekretaris Desa Koper Idham Kholid menyebut, penyebab jalanan amblas itu akibat tanah di dasar aliran Sungai Cidurian lembek dan mudah longsor.
Masalah itu merupakan kewenangan pemerintah pusat. Selain menghambat aktivitas warga, Idham menyebut amblasnya jalan di aliran Sungai Cisadane itu juga mulai mengancam keselamatan warga yang jaraknya hanya 5 meter antara titik jalanan amblas ke rumah warga. Padahal, jalan yang amblas itu satu-satunya akses terdekat yang biasa di lewati Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin untuk berziarah ke makam ayahnya KH Muhammad Amin.
Sementara Pemerintah Kabupaten Tangerang yang ingin menangani persoalan itu terbentur kewenangan karena merupakan kewenangan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Balai Besar Sungai Wilayah Cidanau, Ciujung, Cidurian.
Penanggung Jawab: Suwarjono
Pimpinan Produksi: Madinah
Tim Liputan: Rizki Nurmansyah, Wivy Hikmatullah, Rinaldi Aban, Raihan Azhari
Videografer: Adit Rianto
Grafis: Tika Nindra/ Rendra
Video Editor: Heriyanto
Berita Terkait
-
Bertahan Hidup di Hotel Tenggelam: Ulasan Pulau Batu di Samudra Buatan
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026
-
3.000 Nakes Terdampak Banjir Sumatra Dapat Bantuan Perbaikan Rumah, Menkes: Supaya Tenang Kerja
-
Terjebak Banjir di Queensland, Dua Turis Ditemukan Meninggal Dunia
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Paman Gibran, Anwar Usman Pamit dari MK: Ini Sidang Terakhir, Saya Mohon Maaf
-
Sambel Belut Gelut, Hidangan Langka yang Jadi Ide Kuliner dan Berbuka Puasa
-
Jaksa yang Tuntut Mati ABK Fandi Ramadhan Minta Maaf, Akui Jadi Bahan Evaluasi
-
Sederhana Banget! Penampilan Bupati Bulungan Syarwani Kontras dengan Gubernur Kaltim
-
Ragam Ide Parsel Lebaran: Simpel tapi Spesial
-
JK Minta Polisi Usut Tuntas Penyiraman Air Keras pada Aktivis KontraS Andrie Yunus
-
KPK Pamerkan Uang Pemerasan Rp610 Juta dalam Goodie Bag yang Diamankan saat OTT Cilacap
-
Bukti Cinta, DJ Bravy Buat Tato Wajah Anak Erika Carlina
-
Detik-detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Setelah Podcast
-
Bupati Bulungan Syarwani Dengan Gaya Sederhana Yang Kontras dengan Gubernur Kaltim