Suara.com - Semakin banyak perusahaan start-up yang bereksperimen menggunakan rumput laut untuk menciptakan plastik yang lebih ramah lingkungan, termasuk Evoware dari Indonesia.
Rumput laut dianggap sebagai sumber daya alam berkelanjutan yang belum dimanfaatkan secara maksimal. "Jika manusia bisa memakannya, maka alam bisa mengurainya," ujar Pierre Paslier, pendiri Notpla, start-up asal Inggris yang memproduksi plastik rumput laut.
Di sisi lain, untuk memanfaatkan rumput laut sebagai pengganti plastik konvensional yang kita gunakan saat ini, dibutuhkan jumlah yang sangat banyak dengan investasi yang tidak sedikit.
Pihak UN Global Compact mengatakan dunia harus mempertimbangkan kembali investasi di industri bahan bakar minyak.
"Dibutuhkan jumlah investasi yang sama untuk rumput laut," sebut Vincent Doumeizel dari UN Global Compact. Tapi, memanen rumput laut dalam jumlah banyak juga bisa menimbulkan risiko kerusakan ekosistem akuatik dan rumput laut tidak bisa menjadi solusi tunggal untuk masalah sampah plastik yang dihadapi dunia saat ini. Simak video lengkpanya!
Berita Terkait
-
Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman
-
Penampilan Berubah Drastis, Ria Ricis Akui Jalani Operasi Hidung
-
Harga Plastik Selangit, Menperin Minta Industri Makanan dan Minuman Pakai Kertas
-
Kenapa Sistem Reuse Belum Efektif Kurangi Sampah Plastik? Studi Ungkap Sebabnya
-
Harga Bahan Baku Plastik Selangit, Wamendag Minta UMKM Putar Otak Cari Alternatif
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Penampakan 'Taksi Ijo' Biang Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur
-
Jenguk Korban Tragedi Maut Kereta Bekasi, Prabowo Pastikan Jaminan Kompensasi
-
Kisah Selamat Pasutri dari Kecelakaan Kereta di Bekasi, Sempat Terpental hingga Tak Sadarkan Diri
-
Kesaksian Petugas KAI Pasca Kecelakaan Viral: Ungkap Dugaan Sinyal Error, Kecepatan 110 Km/Jam
-
Tidak Ada Kata Maaf, Publik Soroti Klarifikasi Green SM Usai Tragedi di Bekasi Timur
-
Dirut KAI: 14 Orang Meninggal, 84 Luka-luka, Total Korban KA di Stasiun Bekasi Timur
-
Apa Itu Gangguan Tiroid? Bikin Diet Gagal Terus!
-
Detik-detik Proses Evakuasi Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur
-
Di Balik Stabilitas Metropolitan Land: Strategi Cerdas Diversifikasi Bisnis Properti
-
Cak Imin Klaim Kemiskinan Ekstrem Indonesia Turun, Kini Tinggal 0,78 Persen