Suara.com - Acara musik Greenlane Festival seharusnya digelar di Laswi Heritage, Bandung pada Minggu (5/11/2023) lalu. Namun acara itu mendadak harus dibatalkan sepihak oleh penyelenggara akibat ada panitia yang menilap uang festival musik.
Sosok itu adalah Director Official Greenlane Festival, Bagus Rahmat Setiaji. Bagus terlibat kasus penggelapan dana investor senilai Rp 1,5 miliar yang seharusnya dipakai untuk menyelenggarakan festival musik tersebut.
Dalam pengakuannya, Bagus mengaku menggunakan uang dari investor untuk keperluan pribadi dan berfoya-foya. Video permintaan maaf Bagus terhadap penyelenggara dan pengisi acara pun diunggah di akun Instagram @/greenlanefestival.
Bagus mengaku bahwa dirinya diberi amanah uang Rp 1,5 miliar menggelar Greenlane Festival. Namun ia malah memakai uang itu untuk foya-foya dan membayar utang-utangnya.
Voice Over/Video Editor: Sosmed/Welly
Berita Terkait
-
Jadwal Borneo FC vs Persib Bandung Resmi Berubah, I.League Geser Duel Panas ke Maret 2026 Mendatang
-
Sergio Castel Siap Bangkit di Leg Kedua, Bawa Persib Bandung Lolos ke Babak 8 Besar ACL Two
-
Setahun Usai Dibersihkan, Sungai Citarum Kembali Dipenuhi Sampah
-
Nyali Petinggi Ratchaburi FC Ciut Intip Militansi Bobotoh Jelang Tandang ke Markas Persib Bandung
-
Debut Mengecewakan Layvin Kurzawa dan Sergio Castel, Bojan Hodak Sindir Level Liga 1
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Sudah Akui Ressa Anaknya, Ini Alasan Denada Tetap Digugat Rp7 Miliar
-
Geger Surat Misterius dari MSCI: Apakah Ini yang Bikin Presiden Prabowo 'Marah' pada Bursa Efek?
-
Detik-detik Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Di Balik Layar 'Maira': Tantangan Ekstrem Tim Pembuat Film dan Kisah Para Bintang Cilik
-
Gus Yaqut di BPK: Bantah Adanya Aliran Dana Kasus Kuota Haji
-
Profil Bonatua Silalahi, Peneliti yang Ungkap Salinan Ijazah Jokowi di KPU
-
Tok! Utang Proyek Whoosh Dibayar Pakai APBN, Danantara Nego Terus ke China
-
Fajar Alamri: Bocah Ajaib Indonesia Guncang Turnamen Biliar Internasional
-
Sindir Orang Kaya Masuk PBI, Menkes: Masa Gak Bisa Bayar BPJS Kesehatan Rp42.000?
-
Syifa Hadju dan El Rumi: Bocoran Persiapan Pernikahan yang akan Digelar saat Ramadan