Suara.com - Pada tahun 797 Masehi, orang yang paling berkuasa di seluruh Eropa Barat melakukan sesuatu yang tidak biasa. Charlemagne—dikenal dengan Karl, Karolus Agung dan Charles Agung—mengirim utusan ke istana megah Khalifah Harun al-Rasyid, yang kala itu menjadi pemimpin wilayah yang negaranya paling makmur di dunia dan berpusat di Baghdad, Irak.
Tujuan sebenarnya pemimpin kekaisaran Kristen di Barat, dalam mengirim utusan ke pemimpin tertinggi kekaisaran Islam, menjadi perdebatan sepanjang masa. Kala itu, Charlemagne meminta gajah kepada Harun al-Rasyid untuk armada perang.
Selain gajah, Harun al-Rasyid juga menghadiahi beberapa barang mewah yang membuat Charlemagne terkesima. Sejumlah barang itu bahkan baru pertama kali dilihat oleh orang-orang di Eropa. Barang-barang mewah itu di antaranya parfum, rempah-rempah, kain mahal dan juga jam. Hadiah-hadiah dari Harun al-Rasyid tidak hanya mencerminkan kemewahan, tapi juga kekayaan budaya dan kemajuan ilmu pengetahuan kerajaan Islam, yang pada puncak kemegahannya tidak memiliki pesaing.
Berita Terkait
-
Chef Juna Ikut Rayakan Lebaran, Pacar Tegaskan Agamanya
-
Arab Saudi Marah ke Iran, Singgung Serangan Rudal Kiamat ke Negara Islam
-
Sihir, Ganja, Miras, Buku, dan Islam: Membongkar Pola Berpikir yang Dianggap Final oleh Masyarakat
-
12 Negara Islam Kompak Lawan Iran: Hentikan Serangan atau Kami Balas
-
Wasiat Politik Ali Larijani untuk Negara-negara Arab: Islam Macam Apa Kalian Ini...
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Pramono Anung Terapkan WFA ASN, Ini Ketentuannya
-
Momen Hangat Presiden Prabowo Sambut SBY hingga Jokowi di Istana Negara
-
Dari Jalanan ke Galeri: Pameran Street Art Tidak Ada Makan Siang Hari Ini di EDSU House
-
Eks Suami Cucu Mpok Nori Sempat Ancam Bunuh Diri Gegara Ogah Pisah
-
Sang Kakak Ungkap Pertimbangan Jenazah Cucu Mpok Nori Ditumpuk
-
Tangis Keluarga Pecah di Makam Cucu Mpok Nori yang Dibunuh eks Suami
-
Kondisi TKP Kontrakan Cucu Mpok Nori yang Diduga Dibunuh eks Suami, Barang-barang Masih Berantakan
-
Bukan Hanya Mudik! Inilah Sederet Tradisi Idul Fitri Paling Unik di Indonesia
-
Mencicipi Sop Buntut Cut Meutia, Kuliner Legendaris dengan Rasa Otentik | SERASA
-
PDIP Soroti Pelaksanaan Mudik 2026, Indonesia Masih di Bawah China