Suara.com - Qory Sandioriva telah menjalani perjuangan panjang melawan penyakit autoimun yang menyerang tubuhnya selama lebih dari 17 tahun dan merusak 13 organ.
Namun, di balik semua kelelahan fisik dan batin, ada satu alasan kuat yang membuatnya terus bertahan, yakni anak sematawayangnya, Ganesa.
“Saya dikasih keberkahan anak, Ganesa itu anak kedua saya setelah anak yang pertama keguguran. Dan waktu melahirkan Ganesa, itu cukup survive," kata Qory Sandioriva saat berkunjung ke kantor Suara.com di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Proses kelahiran Ganesa bukan pengalaman biasa. Qory yang masih menderita berbagai penyakit autoimun harus menjalani 36 jam perjuangan antara hidup dan mati setelah ketubannya pecah lebih awal.
Video Editor: Praba
Berita Terkait
-
Dari Puteri Indonesia hingga Duta Perubahan: Kisah Inspiratif Qory Sandioriva
-
Qory Sandioriva 17 Tahun Lawan Autoimun, 13 Organ Diserang dan Hampir Buta
-
2 Kali Cerai dan Bikin Anak Dewasa Sebelum Waktunya, Qory Sandioriva: Saya Sedih Tapi Harus Positif
-
Anak Ingin Punya Ayah Lagi, Qory Sandioriva Pertimbangkan Buat Nikah ke-3 Kalinya
-
Anak Jadi Alasan Qory Sandioriva Bertahan 17 Tahun Lawan Autoimun
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Respon Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM
-
Executive Talk | Hoaks Kesehatan dan AI, Ini Pandangan RS Pelni
-
Roy Suryo dan dr Tifa Resmi Ditahan, Sempat Jalani Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
-
Davina Karamoy Jadi Korban Hanania Grup, DP Haji Plus Senilai 10.000 USD Terancam Raib
-
Menpar Widi Minta Anggaran Rp709 Miliar, Keponakan Prabowo: Sudah Lapor Presiden? Belum?
-
Kunjungan Gibran ke NTT, Ingin Pesantren dan Gereja Dilibatkan Dalam MBG
-
Akhirnya! Amerika Serikat dan Iran Tanda Tangan Perjanjian Sudahi Perang
-
CELIOS: Penggunaan Dana Pribadi Prabowo buat Kunjungan Luar Negeri Langgar Undang-Undang!
-
Mundur Jadi Pengacara Sony Sanjaya di Kasus Korupsi BGN, Elsa Syarief Ungkap Alasannya
-
Gibran Rakabuming Gandeng Mahasiswa Pantau Langsung Tata Kelola MBG di Indonesia Timur