Suara.com - Presiden Prabowo Subianto dilaporkan tengah menyiapkan sebuah langkah politik besar di awal pemerintahannya. Isu yang beredar luas menyebut bahwa Presiden akan menerbitkan Keputusan Presiden atau Keppres, yang berisi pemberian amnesti kepada politisi PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, serta abolisi untuk mantan Co-Captain Timnas AMIN, Tom Lembong.
Rencana ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan. Salah satu dukungan datang dari Mantan Menko Polhukam, Mahfud MD. Melalui akun media sosial X, Mahfud menilai bahwa kebijakan tersebut merupakan terobosan strategis dalam pemulihan marwah hukum di Indonesia.
Ia menyebut bahwa pemberian amnesti dan abolisi merupakan sinyal kuat untuk menghentikan praktik penyanderaan politik melalui rekayasa hukum. Dalam unggahannya pada Jumat, 1 Agustus 2025, Mahfud menyatakan bahwa Prabowo mengambil langkah strategis demi penegakan keadilan.
Menurut Mahfud, ke depan tidak boleh ada lagi pihak yang memanfaatkan politik untuk mengatur-atur hukum demi kepentingan tertentu. Ia meyakini bahwa jika praktik itu kembali terjadi, Presiden bisa turun tangan untuk menghentikannya.
Selengkapnya dalam video ini.
Host/Video Editor: Nathan/Matthew
Berita Terkait
-
Mahfud MD Sebut Penolakan UU Polri oleh Mahasiswa Wajar: Memang Tak Ada Perubahan
-
FPTHSI Tepis Pidato Prabowo Sebut Gaji Guru Terkendala Anggaran: Dana Cukup, Tapi Salah Distribusi
-
Kalimat 'Endasmu' dari Prabowo Muncul Usai Singgung Wartawan di Penas
-
Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah Imbas Rugi Terus
-
Slip of the Tongue 'Ndasmu' Prabowo di Penas: Gaya Autentik atau Asal?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Kalimat 'Endasmu' dari Prabowo Muncul Usai Singgung Wartawan di Penas
-
Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah Imbas Rugi Terus
-
Istana Rilis 5 Calon Logo HUT 81 RI, Masyarakat Bisa Pilih Langsung
-
Vino G Bastian, Sigi Wimala, dan Rudi Soedjarwo Bicara Arti Kasih Sayang di Film Tanah Runtuh
-
Langkah Besar Menuju Damai, JD Vance Sebut Dialog AS - Iran Berjalan Positif
-
Guru Besar UMY: Masa Depan Politik Gibran Masih Bergantung pada Bayang-Bayang Jokowi
-
Kematian Dua Calon Pengelola Kopdes Saat Latihan Dasar Militer, Pemerintah: Program Tetap Lanjut
-
Suap Mahasiswa UBK Viral, Terseret Nama 'Kapolda' dan Aliran Dana Rp20 Juta
-
Usut Psikologis Taufik Hidayat Buntut Tersangka Penyekapan, Polda Jabar Gandeng Ahli Kejiwaan
-
Prabowo Resmikan Jalan Daerah Sepanjang 1.151 KM di Seluruh Indonesia