Suara.com - Presiden Prabowo Subianto dilaporkan tengah menyiapkan sebuah langkah politik besar di awal pemerintahannya. Isu yang beredar luas menyebut bahwa Presiden akan menerbitkan Keputusan Presiden atau Keppres, yang berisi pemberian amnesti kepada politisi PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, serta abolisi untuk mantan Co-Captain Timnas AMIN, Tom Lembong.
Rencana ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan. Salah satu dukungan datang dari Mantan Menko Polhukam, Mahfud MD. Melalui akun media sosial X, Mahfud menilai bahwa kebijakan tersebut merupakan terobosan strategis dalam pemulihan marwah hukum di Indonesia.
Ia menyebut bahwa pemberian amnesti dan abolisi merupakan sinyal kuat untuk menghentikan praktik penyanderaan politik melalui rekayasa hukum. Dalam unggahannya pada Jumat, 1 Agustus 2025, Mahfud menyatakan bahwa Prabowo mengambil langkah strategis demi penegakan keadilan.
Menurut Mahfud, ke depan tidak boleh ada lagi pihak yang memanfaatkan politik untuk mengatur-atur hukum demi kepentingan tertentu. Ia meyakini bahwa jika praktik itu kembali terjadi, Presiden bisa turun tangan untuk menghentikannya.
Selengkapnya dalam video ini.
Host/Video Editor: Nathan/Matthew
Berita Terkait
-
Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026
-
Pengamat: Dasco Baca Situasi Dunia, Maka Jadi 'Arsitek Pertemuan' Prabowo-Mega
-
Diplomasi Idulfitri: Prabowo Telepon Pemimpin Dunia Bahas Konflik Iran-Israel
-
Momen Hangat Presiden Prabowo Sambut SBY hingga Jokowi di Istana Negara
-
Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Pramono Anung Terapkan WFA ASN, Ini Ketentuannya
-
Momen Hangat Presiden Prabowo Sambut SBY hingga Jokowi di Istana Negara
-
Dari Jalanan ke Galeri: Pameran Street Art Tidak Ada Makan Siang Hari Ini di EDSU House
-
Eks Suami Cucu Mpok Nori Sempat Ancam Bunuh Diri Gegara Ogah Pisah
-
Sang Kakak Ungkap Pertimbangan Jenazah Cucu Mpok Nori Ditumpuk
-
Tangis Keluarga Pecah di Makam Cucu Mpok Nori yang Dibunuh eks Suami
-
Kondisi TKP Kontrakan Cucu Mpok Nori yang Diduga Dibunuh eks Suami, Barang-barang Masih Berantakan
-
Bukan Hanya Mudik! Inilah Sederet Tradisi Idul Fitri Paling Unik di Indonesia
-
Mencicipi Sop Buntut Cut Meutia, Kuliner Legendaris dengan Rasa Otentik | SERASA
-
PDIP Soroti Pelaksanaan Mudik 2026, Indonesia Masih di Bawah China