Suara.com - Bendera One Piece akhir-akhir ini jadi perbincangan hingga muncul narasi pelarangan mengibarkannya di ruang publik. Namun, Presiden Prabowo sendiri justru mengungkap santai dan tidak melarang adanya pengibaran bendera tersebut.
Sebab hal itu, Ustaz Felix Siauw bersama konten kreator Rizky Khoirul alias Koi melakukan jalan santai dengan membawa bendera One Piece. Namun, rupanya aksinya itu dicegat oleh penjaga taman alias park ranger kala itu.
Bahkan, dalam unggahan Koi, ia mengaku kalau dirinya bersama Ustaz Felix sempat diminta untuk keluar dari lokasi. Hal ini sempat membuat perdebatan singkat petugas itu dengan Ustaz Felix.
Terlihat Ustaz Felix mencoba menjelaskan makna bendera One Piece hingga tujuannya membawa jolly roger tersebut. Di sisi lain, ada hal menarik yang jadi sorotan Ustaz Felix Siauw dan Koi. Lantaran, petugas yang menegurnya itu justru menggunakan phone case bergambar One Piece.
Hal ini menjadi momen lucu Ustaz Felix Siauw dan Koi bersama komunitas lainnya yang hadir. Nah melihat momen Ustaz Felix Siauw yang ditegur petugas karena membawa bendera One Piece sendiri, apa nih komentar kamu?
Berita Terkait
-
Berjudul The One Piece, Anime Versi Remake Akan Tayang 2027 di Netflix
-
Cerita Lebih Ringkas, Remake Anime One Piece Garapan Wit Studio Tayang 2027
-
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
-
Mimpi Jadi Nyata! IShowSpeed Segera Punya Anime Sendiri, Gaet Penulis One Piece Live-Action
-
Sinopsis One Piece: The Battle of Alabasta, Misi Luffy Selamatkan Kerajaan Vivi dari Kehancuran
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Kondisi Terkini Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara yang Bongkar Kasus Ferdy Sambo
-
Belanja Susu dan Buah Wakil Wali Kota Tembus Rp228 juta, Anggaran Pemkot Banjarmasin Viral
-
Loloskan Motor Listrik MBG, Purbaya Copot Dirjen Anggaran Luky Alfirman
-
Beda Dari Covid dan Influenza, Ini Kata WHO Tentang Penularan Hantavirus
-
Tuai Kritik! Viral Ketua DPRD Kepri Santai Naik Moge Tanpa Helm di Batam
-
Bobotoh Pesta Kemenangan di Bandung Pasca Persib Bungkam Persija 2-1
-
Polisi Amankan 321 WNA dari Penggerebekan Markas Judol di Hayam Wuruk Jakbar
-
Beda dari Negara Lain, Nonton Konser Westlife di Jakarta Bisa Bawa Pulang Gelang LED Eksklusif
-
Tentara Bubarkan Nobar Film 'Pesta Babi' di Ternate, Apa Alasan TNI?
-
Sultan Brunei Tampil Sederhana Saat Wisuda Anak, Netizen Soroti Jam Miliaran