Suara.com - Di tengah riuh rendah perayaan kemerdekaan, kata "merdeka" sering kali terdengar agung dan kompleks. Namun, di sebuah sekolah sederhana di Bambu Apus, Jakarta Timur, makna kemerdekaan justru terdengar begitu jernih, tulus, dan penuh harapan dari suara anak-anak Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 6 Jakarta, Sentra Handayani.
Bagi mereka, kemerdekaan bukanlah sekadar teks proklamasi atau cerita perang di buku sejarah. Merdeka adalah ruang kelas tempat mereka belajar, seragam yang mereka kenakan dengan bangga, dan kanvas kosong untuk melukis cita-cita setinggi langit.
Di sudut sekolah, Aina Faida Azmi, atau akrab disapa Ifa, menyuarakan makna kemerdekaan dengan mata berbinar. Baginya, merdeka adalah hak paling mendasar yang ia syukuri setiap hari; kesempatan untuk bisa belajar.
“Merdeka itu bisa belajar. Aku suka belajar biar pintar. Aku suka belajar olahraga dan menggambar,” ujar Ifa penuh semangat saat ditemui Suara.com beberapa waktu lalu.
Di benaknya, pahlawan yang paling berjasa atas kemerdekaannya untuk bersekolah adalah RA Kartini. Polos, ia membayangkan jika bisa bertemu langsung dengan sang pelopor emansipasi itu.
Berita Terkait
-
HP Flagship Sony Xperia 1 VIII Viral Pamer Kamera AI, Malah Jadi Bahan Meme
-
Prabowo di Nganjuk: Bung Karno Milik Seluruh Bangsa, Bukan Milik Satu Partai Saja
-
'Pesta Para Babi Pembangunan': Lagu Hip-Hop dari Pari Kesit yang Bikin Penguasa Kepanasan
-
Operasi Plastik Digital: Bagaimana AI dan Citra 'Gemoy' Kini Juga Merambah Asia Tenggara
-
Cara Baru Traveling: Mengapa AI Kini Jadi Travel Agent Pribadi Anda?
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!
-
Tuai Pujian, Aksi Inul Daratista Ikut Nyanyi Bareng Pengamen di Stasiun
-
Tak Lagi Sungkan, Ardhito Pramono Mulai Blak-blakan soal Hubungannya dengan Davina Karamoy
-
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pedagang Keluhkan Penjualan Elektronik Anjlok
-
Bukan Minta Maaf, Juri LCC MPR RI Malah Unggah Status Menantang Publik
-
Pengamat Sebut Akan Bawa PSI ke Senayan, Agenda Jokowi Keliling Indonesia Bukan Silaturahmi Biasa
-
Habiskan Rp147 Triliun, MK Tolak Uji Materi UU IKN: Ibu Kota Tetap Jakarta
-
Belum Kapok, Shin Tae-yong Siap Lanjutkan Karier Kepelatihan di Indonesia
-
NGORBIT "Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan": Antara Merawat Ibu dan Mengejar Impian
-
Lolos dari Blokir Pemerintah, Pakar Ungkap Trik Licik Judol Hayam Wuruk