Suara.com - Suasana duka yang menyelimuti keluarga almarhumah Mpok Alpa kini diwarnai polemik. Pemicunya adalah langkah sang suami, Aji Darmaji, yang dianggap terlalu tergesa-gesa mengurus perwalian anak.
Langkah hukum itu diambil Idung, sapaan akrab Aji Darmaji, bahkan saat masa berkabung belum genap 40 hari. Hal ini menimbulkan keprihatinan mendalam dari pihak keluarga besar sang presenter sekaligus komedian itu.
Kakak kandung Mpok Alpa, Banong, secara terbuka mempertanyakan urgensi di balik tindakan iparnya tersebut.
"Ini belum 40 hari, ngapain ngurusin gituan? Harta nggak dibawa mati!," serunya saat dijumpai oleh awak media di kediamannya di Ciganjur, Jakarta Selatan, pada Rabu, 17 September 2025. Kecurigaan keluarga semakin menguat lantaran Mpok Alpa diketahui memiliki sejumlah aset berharga dari jerih payahnya di dunia hiburan.
Mpok Banong lantas membeberkan adanya sebuah wasiat lisan yang pernah diucapkan mendiang adiknya terkait pembagian harta. Menurut penuturannya, perempuan bernama asli Nina Carolina itu telah menyiapkan satu unit rumah khusus untuk anak pertamanya, Sherly.
"Nong, ini rumah yang ini nih, ini buat Sherly. Kalau Sherly udah nikah, udah punya laki, dia boleh tinggal di sini," kisah Banong, menirukan pesan Mpok Alpa semasa hidup.
Berita Terkait
-
Kenapa Harta Warisan Keluarga Sering Menimbulkan Konflik? Detektif Jubun Ungkap Alasannya
-
Bela Sule, Nathalie Holscher Semprot Teddy Pardiyana karena Minta Jatah Warisan
-
Penetapan Ahli Waris Mpok Alpa Selesai, 5 Orang Masuk Daftar dan Sang Suami yang Utama
-
Sempat Kabur Jelang Sidang Penetapan Ahli Waris, Keberadaan Anak Mpok Alpa Akhirnya Terungkap
-
Status Sherly: Ahli Waris Mpok Alpa yang Hilang Jelang Sidang
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Respon Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM
-
Executive Talk | Hoaks Kesehatan dan AI, Ini Pandangan RS Pelni
-
Roy Suryo dan dr Tifa Resmi Ditahan, Sempat Jalani Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
-
Davina Karamoy Jadi Korban Hanania Grup, DP Haji Plus Senilai 10.000 USD Terancam Raib
-
Menpar Widi Minta Anggaran Rp709 Miliar, Keponakan Prabowo: Sudah Lapor Presiden? Belum?
-
Kunjungan Gibran ke NTT, Ingin Pesantren dan Gereja Dilibatkan Dalam MBG
-
Akhirnya! Amerika Serikat dan Iran Tanda Tangan Perjanjian Sudahi Perang
-
CELIOS: Penggunaan Dana Pribadi Prabowo buat Kunjungan Luar Negeri Langgar Undang-Undang!
-
Mundur Jadi Pengacara Sony Sanjaya di Kasus Korupsi BGN, Elsa Syarief Ungkap Alasannya
-
Gibran Rakabuming Gandeng Mahasiswa Pantau Langsung Tata Kelola MBG di Indonesia Timur