Suara.com - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang menangis saat konferensi pers yang diadakan di Kantor BGN, Jakarta, pada Jumat, 26 September 2025.
Dia tak kuasa menahan air mata saat membahas rentetan kasus keracunan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa ribuan siswa di sejumlah daerah.
Dalam pernyataannya, Nanik Deyang meminta maaf dari hati yang terdalam atas nama BGN dan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Indonesia atas kasus keracunan MBG. Dia menyatakan bahwa hatinya sedih melihat gambar-gambar di video tentang anak-anak yang keracunan hingga harus digotong ke puskesmas atau posko. "
Saya seorang ibu. Melihat gambar-gambar di video, sedih hati saya," ujarnya saat konferensi pers. "Kenapa? Kalau anak saya panas saja, saya sudah stres bukan main. Apalagi ini melihat anak-anak sampai digotong ke puskesmas, ke posko," lanjutnya.
Nanik lantas menegaskan bahwa BGN mengaku salah dan bertanggung jawab penuh atas insiden keracunan yang terjadi. Dia mengatakan masalah ini bukan sekadar angka, dan satu nyawa pun, satu anak pun sakit itu adalah menjadi tanggung jawab mereka.
Berita Terkait
-
Hasil Survei 72,8% Warga Puas Program MBG, Waka BGN: Bantu Kami Terus Lebih Baik
-
Jawab Moodys, Purbaya Siap Koreksi Anggaran MBG Jika Ada Pemborosan
-
Kasus Keracunan MBG Dianggap Wajar, Bupati Lombok Tengah: Jangan Dikembang-kembangkan
-
BGN Paparkan Mekanisme Pelaksanaan MBG Selama Ramadan
-
Gandeng Badan Gizi Nasional, Pramono Anung Bidik Investasi SDM Lewat MBG
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Prabowo Bersihkan Telur Busuk Birokrasi, Hashim: Semua Opsi di Atas Meja!
-
Gentengisasi Gagasan Prabowo Tuai Perbandingan dengan Genteng Palu-Arit
-
Bukan Paspampres, Pelaku Penganiaya Ojol di Kembangan Yakni Anggota Denma Mabes TNI
-
Ibaratkan Main Futsal, Bahlil: Pengurus Golkar Tidak Performa Harus Siap Diganti
-
Penonaktifan PBI BPJS Diprotes, Purbaya Buka Penyebabnya
-
Lingkungan Peradilan Rentan Praktik Korupsi, KPK Tekankan Pencegahan
-
Gila! Edarkan Sabu dari Rumah Dinas, Kasat Narkoba Polres Dipecat
-
Panas! Hak Asuh Anak Jadi Sengsara, Virgoun Blak-blakan Ungkap Alasan Tak Mau Lagi WA Inara Rusli
-
Resmi! AE Palma dari Spanyol Turun Tangan Bangun Kompetisi Futsal Indonesia, Bocoran Rencananya?
-
Komnas PA Bakal Datangi Rumah Virgoun dan Mediasi dengan Inara Rusli