Suara.com - Tren artis Indonesia dalam menggugat cerai belakangan ini menyorot perhatian publik karena sebagian memilih menuntut nafkah dalam jumlah sangat kecil.
Sikap mereka justru dianggap sebagai bentuk sindiran atau permalukan terhadap mantan suami.
Kasus Tasya Farasya menjadi salah satu yang ramai dibicarakan setelah dia hanya menuntut nafkah sebesar Rp100 dari suaminya, Ahmad Assegaf, dalam gugatan cerainya.
Nilai yang tidak masuk akal untuk kebutuhan hidup tersebut dijelaskan kuasa hukumnya sebagai bentuk simbolis.
Alasannya karena Tasya merasa tidak pernah dinafkahi secara layak selama tujuh tahun pernikahan. Selain itu, permintaan Rp100 juga diajukan sebagai penegasan bahwa tanggung jawab seorang ayah tetap ada untuk anak-anaknya meski rumah tangga telah berakhir.
Publik menilai langkah Tasya sebagai sindiran halus yang mempermalukan Ahmad Assegaf.
Fenomena serupa juga muncul dari Kimberly Ryder yang hanya menuntut nafkah Rp5.000 dari Edward Akbar saat menggugat cerai. Kimberly menyebut permintaan itu semata untuk melengkapi prosedur hukum perceraian agar tidak mempersulit proses.
Rincian nafkahnya yakni mut’ah, iddah, madhiyah, kiswah, dan maskan masing-masing senilai Rp1.000.
VO/Video Editor: Tyas/Gita
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Tren Sujud Freestyle Berujung Petaka: Alarm Keras Dunia Pendidikan
-
Sering Terlihat 'Medok' Saat Pakai Blush? Ini Rahasia Pipi Merona Natural Ala Idol K-Pop
-
Tren Pernikahan 2026, Intimate Wedding dan Destinasi Unik Makin Diminati
-
Bukan Instan, Kimberly Ryder Ungkap Perjuangan Lewati Fase Marah hingga Ikhlas Lepas Edward Akbar
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
AHY Marah Sampai Tunjuk Anak Buah: Kepala Balai Sini, Anda Dengarkan Saya
-
Siapa Roby Kurniawan? Bupati Bintan yang Namanya Terseret Isu Kehamilan Ayu Aulia
-
Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Shindy Lutfiana MC LCC Empat Pilar MPR RI Mulai Kena 'Cancel Culture'
-
Gibran Terdiam Saat Dengar Jawaban Santri di Jombang: Wah Kayak Debat Capres
-
Amien Rais Muncul Lagi, Kini Beri Kode Isu Menko Sulit Bertemu Presiden
-
Kondisi Terkini Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara yang Bongkar Kasus Ferdy Sambo
-
Belanja Susu dan Buah Wakil Wali Kota Tembus Rp228 juta, Anggaran Pemkot Banjarmasin Viral
-
Loloskan Motor Listrik MBG, Purbaya Copot Dirjen Anggaran Luky Alfirman
-
Beda Dari Covid dan Influenza, Ini Kata WHO Tentang Penularan Hantavirus