- Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan dirinya menderita kanker prostat melalui media sosial pada Jumat, 24 April 2026.
- Dokter berhasil mengangkat tumor kecil dari tubuh Netanyahu melalui operasi medis rutin dan menyatakan kondisinya kini telah pulih.
- Netanyahu menunda pengumuman diagnosis tersebut untuk mencegah Iran memanfaatkan informasi kesehatannya sebagai materi propaganda melawan negara Israel.
Suara.com - Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu mengakui dirinya mengidap kanker prostat. Pengakuan itu disampaikan Netanyahu pada Jumat (24/4/2026) lewat media sosial X.
Netanyahu, yang kini berusia 76 tahun, mengatakan para dokter menemukan tumor kecil yang masih dalam fase awal saat ia melakukan pemeriksaan kesehatan rutin. Ia sebelumnya pernah menjalani operasi kelenjar prostat pada 2024 lalu.
Para dokter kemudian melakukan operasi untuk mengangkat tumor tersebut. Netanyahu mengeklaim kini kondisinya bugar dan tak ada sisa-sisa sel kanker di tubuhnya.
"Sebuah benjolan kecil kurang dari 1 cm ditemukan saat melakukan pemeriksaan medis. Saya memiliki masalah minor di prostat tapi kini sudah diatasi," jelas Netanyahu.
Lebih lanjut Netanyahu mengatakan ia sengaja meminta agar hasil pemeriksaan kesehatan itu ditunda pengumumannya, agar masalah tersebut tidak digunakan oleh Iran sebagai propaganda melawan Israel.
Sebelumnya selama konflik dengan Iran, Netanyahu diisukan telah tewas dihantam oleh rudal Iran.
Pengumuman itu juga disampaikan Netanyahu menjelang kunjungannya ke Amerika Serikat untuk membahas perundingan damai Washington dengan Teheran. Kabarnya delegasi Iran dan AS akan segera bertemu kembali di Pakistan pada akhir pekan ini.
Israel sendiri juga sedang menjalani gencatan senjata dengan Hisbullah dari Libanon. Gencatan senjata itu, yang disetujui oleh Netanyahu dan Presiden AS Donald Trump, diperpanjang tiga pekan ke depan.
Baca Juga: Iran Tegaskan Persatuan Nasional di Tengah Ketegangan dengan Amerika Serikat
Berita Terkait
-
Pakistan Lagi, Kenapa Indonesia Bukan Pilihan Iran untuk Perundingan Kedua dengan AS?
-
Israel Bersiap Lawan Iran Lagi, Menanti Restu dari AS
-
Iran Kecam Usulan Italia Gantikan Posisi Timnas di Piala Dunia 2026: Kebangkrutan Moral
-
AS Siapkan Serangan di Selat Hormuz Jika Perundingan Damai dengan Iran Menemui Jalan Buntu
-
AS Siapkan Opsi Serangan Baru ke Iran, Targetkan Selat Hormuz hingga Infrastruktur Militer
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
-
Media Asing: Donald Trump 'Permalukan' FIFA Sebelum Piala Dunia 2026 Dimulai
Terkini
-
Nama Disebut di Kasus Bea Cukai, Raffi Ahmad Gandeng Hotman Paris Untuk Sikat Para Pemfitnah
-
Siap-siap! Polri Buka Peluang Lulusan Paket C Ikut Seleksi Anggota, Ini Alasannya
-
Roy Suryo Serang Balik! Polisikan Rismon Sianipar dan Lechumanan Terkait Keterangan Palsu dan Fitnah
-
Afiliasi Politik di Dapur MBG Jadi Sorotan, YLKI Desak BGN Buka Data Pengelola SPPG
-
Ortu Bongkar Fakta Horor Daycare Little Aresha, Anak Dipaksa Tidur di Lantai Hingga Alami PTSD Berat
-
Siswa Disabilitas SMAN 81 Jakarta Bobol Sistem Pertahanan Militer, Kini Dilirik Intelkam Polri
-
Rumor Pergantian Menkeu Menguat Usai Chatib Basri Bertemu Prabowo, Ini Kata Dasco
-
Jaksa Bongkar Niat Jahat Nadiem Makarim: Tak Hanya Rencana, Tapi Dieksekusi Sistematis
-
Polri Akui Sulit Penuhi Kuota 2 Persen Disabilitas: Butuh 9.000 Personel
-
Instruksi Ngeri Ketua Yayasan Daycare Little Aresha: Kalau Lari-larian Diikat Saja