Suara.com - DPR RI menyoroti lonjakan harga minyak dunia yang telah mencapai 110 hingga 115 dolar AS per barel, jauh di atas asumsi APBN sebesar 70 dolar AS. Di tengah tekanan tersebut, pemerintah dinilai masih mampu menahan harga bahan bakar minyak (BBM) agar tidak naik.
Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron mengatakan, kondisi global saat ini berdampak luas dan dirasakan hampir seluruh negara, termasuk Indonesia. Ia menjelaskan, kenaikan harga minyak mentah dunia menjadi tantangan bagi fiskal negara. Namun pemerintah disebut telah menempuh berbagai langkah agar dampaknya tidak langsung dibebankan ke masyarakat.
Herman pun mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan penimbunan BBM. Ia juga menyebut pemerintah tengah mendorong kebijakan penghematan energi, salah satunya melalui penerapan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara setiap hari Jumat mulai April 2026. Herman menegaskan DPR akan mendukung langkah pemerintah dalam menghadapi tekanan krisis energi global. Selengkapnya, simak video di atas.
Creative/Video Editor: Najwa/Leo
Berita Terkait
-
Prabowo Minta Bahlil Hentikan Total Impor BBM dan LPG Secepatnya
-
DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan Desember 2026
-
CORE Soroti Rencana Pembatasan Pertalite, Data BPS Diminta Jadi Patokan
-
Kadet Mundur Diduga karena Hijab, DPR: Aturan Unhan Tidak Melarang!
-
IESR Ingatkan Pengurangan Subsidi BBM Tak Cukup dengan Kendaraan Listrik: Mengapa?
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri
-
Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal
-
Profil Raja Harald V, Raja Eropa Paling Bersejarah Bawa Norwegia ke Era Modern
-
Hair Dryer vs Air-Dry: Cara Mana yang Lebih Aman untuk Rambut?
-
Cerita Siswa MA Pejompongan Dianiaya Kelompok Ngaku Intel, Dipukul Pakai Besi di Depan Rumah
-
Lebih Murah! Yamaha R2 Resmi Mengaspal, Usung Mesin DOHC: Intip Bedanya dengan R15
-
Anak Penerima Pekerja Upah Masih Ditanggung JKN, Begini Syaratnya
-
Polisi Disebut Berhasil Tangkal 'Angsa Hitam' di Demo 27 Agustus, Begini Analisanya
-
Muktamar NU di Jombang Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Pesantren
-
Sebut Demo Hal Biasa, Fadli Zon Sayangkan Kalau Ada Perusakan Fasum