Video / News
Minggu, 05 April 2026 | 13:41 WIB

Suara.com - DPR RI menyoroti lonjakan harga minyak dunia yang telah mencapai 110 hingga 115 dolar AS per barel, jauh di atas asumsi APBN sebesar 70 dolar AS. Di tengah tekanan tersebut, pemerintah dinilai masih mampu menahan harga bahan bakar minyak (BBM) agar tidak naik.

Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron mengatakan, kondisi global saat ini berdampak luas dan dirasakan hampir seluruh negara, termasuk Indonesia. Ia menjelaskan, kenaikan harga minyak mentah dunia menjadi tantangan bagi fiskal negara. Namun pemerintah disebut telah menempuh berbagai langkah agar dampaknya tidak langsung dibebankan ke masyarakat.

Herman pun mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan penimbunan BBM. Ia juga menyebut pemerintah tengah mendorong kebijakan penghematan energi, salah satunya melalui penerapan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara setiap hari Jumat mulai April 2026. Herman menegaskan DPR akan mendukung langkah pemerintah dalam menghadapi tekanan krisis energi global. Selengkapnya, simak video di atas.

Creative/Video Editor: Najwa/Leo

Load More