Suara.com - Presiden Organisation Internationale des Constructeurs d'Automobiles (OICA) atau Organisasi Manufaktur Kendaraan Bermotor Internasional, Kim Yong Geun mengaku cukup terkesan dengan pelaksanaan pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2015 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, Banten.
Pasalnya, selain lokasi dan fasilitas yang disediakan, upacara pembukaannya pun cukup menarik. Meski demikian, ada poin penting yang perlu menjadi catatan penyelenggara.
"Ragam kendaraan yang ada di pameran ini masih sedikit," kata Kim di ICE, Selasa (26/8/2015).
Kim membandingkan GIIAS dengan Geneva Motor Show yang banyak menghadirkan kendaraan futuristik dan mewah. Dan kerap kali pameran tersebut dijadikan ajang debut internasional mobil konsep hingga mobil yang akan diproduksi massal.
Untuk bisa mendapatkan banyak variasi kendaraan, Kim menyebut kalau peningkatan penjualan domestik bisa membantu.
"Karena jika penjualan domestiknya tinggi, ada kemungkinan produsen lain akan tertarik untuk masuk ke Indonesia. Jelas ini akan berdampak pada keberagaman jenis mobil yang akan dipamerkan," katanya.
OICA adalah badan internasional yang juga membawahi pameran-pameran otomotif berskala internasional.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional