Suara Bandung - Apa yang dilakukan YPMP alias Jo alias Dedi (39), sangat tidak bermoral. Dia tega melampiaskan nafsu binatangnya pada balita lima tahun yang merupakan anak dari kekasihnya sendiri.
Aksi Jo ini tak cukup sampai di situ, dia juga tega hati menganiaya sang balita secara sadis. Kejadian perkara yang berlokasi di kawasan Denpasar, Bali ini benar-benar memilukan dan membuat publik marah besar.
Berikut adalah 4 fakta mengerikan kebejadan Jo pada balita lima tahun anak dari kekasihnya.
1. Korban disiksa dan dicabuli
Korban berinisial N ini menjadi korban kekerasan kekasih ibunya. Selain jadi korban kekerasan seksual, N juga dianiaya secara brutal oleh Jo.
Dari keterangan polisi, pria asal Kupang NTT itu diketahui sering mencabuli korban dengan cara memasukkan jemari ke dalam kemaluan korban.
Tak puas dengan melampiaskan nafsu setannya, Jo juga menyiksa N secara bertubi-tubi hingga 3 gigi depanya tanggal.
2. Ibu N tahu dan diam
Mirisnya lagi penganiayaan N diketahui oleh ibu kandungnya berinisial DNMurti alias Novi (33).
Baca Juga: Pimpinan DPRD Tulungagung Berstatus Tersangka Dugaan Korupsi Ternyata Sering Bolos Sidang
Mengetahui hal keji itu, N diduga hanya memilih diam dan terkesan membiarkan pelaku berbuat keji.
3. Pencabulan dan penyiksaan terbongkar
Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Bambang Yugo Pamungkas pada Senin 1 Agustus 2022 mengatakan, hasil visum pada korban sudah keluar.
Dari hasil visum diketahui jika N benar-benar menjadi korban pencabulan dan kekerasan oleh Jo.
"Tersangka Jo melakukan pelecehan seksual berkali-kali terhadap korban. Hal itu diperkuat dengan hasil visum. Ia juga memukul mulut korban bagian depan hingga tiga giginya tanggal," ungkap Kombes Bambang, Senin 1 Agustus 2022 sebagaimana diwartakan beritabali.com – jaringan Suara Bandung.
4. Temuan baru
Berita Terkait
-
Usai Bebas dari Penjara, Jerinx SID Berikan Ciuman Rindu kepada Nora Alexandra
-
Perkara Kekerasan Seksual dan Perdagangan Orang Jadi Kasus Tertinggi yang Ditangani Mahkamah Agung
-
Bebas Bersyarat, Jerinx SID Kembali Hirup Udara Bebas
-
Apes, Pulang Liburan dari Bali Wisatawan Australia Kena Denda Ribuan Dolar Gara-gara Daging Sapi
-
Perajin Klangsah di Bali Kebanjiran Permintaan di Musim Nikah
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Tanpa Romansa Guru dan Murid: Sisi Menarik di Absolute Value of Romance
-
'Berapa Saja Kau Butuh, Saya Penuhi!' Janji Prabowo Perkuat KPK hingga Kejagung Sikat Koruptor
-
Florentino Perez Isyaratkan Jose Mourinho Kembali Tangani Real Madrid
-
Tingkatkan Layanan Kesehatan Mata, Bobby Nasution Gandeng RS Mata Cicendo
-
Dilaporkan Mahasiswa, Feri Amsari Diperiksa Terkait Penghasutan Buntut Acara Halal Bihalal Pengamat
-
Usai Diserang Fans Lyodra karena Komentar soal Vedra, Titi DJ: Fans Militannya Luar Biasa
-
Harga Wuling Eksion Siap Meroket Setelah Kuota Early Bird Menipis
-
Goh/Shevon Akui Kemenangan Dramatis atas Wakil Indonesia Jadi Titik Balik Mental
-
Influencer APG Mengaku 15 Kali Gunakan Whip Pink
-
Gas dari Limbah Pemotongan Ayam Diduga Jadi Pemicu Utama Kebakaran Misterius di Sleman