/
Kamis, 04 Agustus 2022 | 10:35 WIB
Binaragawati Jawa Barat yang dikenal dengan Anoy Roz siap berlaga di ‘NPC Worldwide Singapore Showdown’ mewakili Indonesia. Foto Widiyantie

BandungSuara.id - Satu-satunya Binaragawati Jawa Barat yang dikenal dengan Anoy Roz siap berlaga di ‘NPC Worldwide Singapore Showdown’ mewakili Indonesia. Kompetisi tersebut merupakan ketiga kalinya diikuti oleh wanita kelahiran 25 November itu dan berhasil menyabet kedua tingkat Asia di Batam pada tahun 2016 lalu. 

Salutnya, wanita yang memilih bodyfit sebagai sarana olahraga yang disosialisasikan kepada masyarakat tersebut, mengaku malakukan persiapan secara mandiri termasuk dari segi pembiayaan. Meski, dirinya menemukan kendala ditengah persiapan. 

“Untuk menghadapi kompetisi ini pastinya tidak mudah, salah satu kendalanya yaitu perihal biaya untuk nutrisi suplemen serta vitamin. Karena sekarang ini tidak ada sponsor mulai dari pemerintah dan juga perusahaan,” akunya saat ditemui ditengah melakukan latihan dikawasan Srimahi Bandung, Kamis (4/8/2022). 

Bahkan, biaya tranportasi serta akomodasi yaitu untuk pesawat dan hotel menjadi kendala dan dirinya akan menggadekan BPKB mobil untuk modal keberangan serta hidup selama kompetisi berlangsung. 

“Sempat mengajukan kepihak pemerintah, namun jawabannya tidak menerima proposal,” ujarnya.

Padahal, binaragawati asal Bandung ini menjadi perwakilan Indonesia dan itu sudah berlangsung semenjak tahun 2016 hingga sekarang yang akan berlangsung pada 6 Agustus 2022 mendatang. 

“Akhirnya saya mengandalkan biaya mengikuti kompetisi dari hasil kerja saya sebagai trainer dan juga private fitnes serta jualan ramuan home made yang bermanfaat untuk daya tahan tubuh serta pembentukan badan,” terangnya. 

Yang pasti, katanya, yang menjadi andalannya saat ini untuk mengikuti kompetisi yaitu mengandalkan tabungan serta ada beberapa kliennya yang memberikan support dengan memperpanjang sesi private. 

Hal itu juga yang ia akui menjadi penyemangat dirinya agar bisa memenangkan perlombaan dengan target membawa pulang medali emas. “Saya ingin mengharumkan nama Indonesia dan tanpa support saya bisa berangkat,” tegasnya. 

Baca Juga: Berhasil Kalahkan Singapura dengan Sembilan Gol Tanpa Balas, Bima Sakti : Jangan Larut dalam Euforia

Load More