BandungSuara.id - Satu-satunya Binaragawati Jawa Barat yang dikenal dengan Anoy Roz siap berlaga di ‘NPC Worldwide Singapore Showdown’ mewakili Indonesia. Kompetisi tersebut merupakan ketiga kalinya diikuti oleh wanita kelahiran 25 November itu dan berhasil menyabet kedua tingkat Asia di Batam pada tahun 2016 lalu.
Salutnya, wanita yang memilih bodyfit sebagai sarana olahraga yang disosialisasikan kepada masyarakat tersebut, mengaku malakukan persiapan secara mandiri termasuk dari segi pembiayaan. Meski, dirinya menemukan kendala ditengah persiapan.
“Untuk menghadapi kompetisi ini pastinya tidak mudah, salah satu kendalanya yaitu perihal biaya untuk nutrisi suplemen serta vitamin. Karena sekarang ini tidak ada sponsor mulai dari pemerintah dan juga perusahaan,” akunya saat ditemui ditengah melakukan latihan dikawasan Srimahi Bandung, Kamis (4/8/2022).
Bahkan, biaya tranportasi serta akomodasi yaitu untuk pesawat dan hotel menjadi kendala dan dirinya akan menggadekan BPKB mobil untuk modal keberangan serta hidup selama kompetisi berlangsung.
“Sempat mengajukan kepihak pemerintah, namun jawabannya tidak menerima proposal,” ujarnya.
Padahal, binaragawati asal Bandung ini menjadi perwakilan Indonesia dan itu sudah berlangsung semenjak tahun 2016 hingga sekarang yang akan berlangsung pada 6 Agustus 2022 mendatang.
“Akhirnya saya mengandalkan biaya mengikuti kompetisi dari hasil kerja saya sebagai trainer dan juga private fitnes serta jualan ramuan home made yang bermanfaat untuk daya tahan tubuh serta pembentukan badan,” terangnya.
Yang pasti, katanya, yang menjadi andalannya saat ini untuk mengikuti kompetisi yaitu mengandalkan tabungan serta ada beberapa kliennya yang memberikan support dengan memperpanjang sesi private.
Hal itu juga yang ia akui menjadi penyemangat dirinya agar bisa memenangkan perlombaan dengan target membawa pulang medali emas. “Saya ingin mengharumkan nama Indonesia dan tanpa support saya bisa berangkat,” tegasnya.
Baca Juga: Berhasil Kalahkan Singapura dengan Sembilan Gol Tanpa Balas, Bima Sakti : Jangan Larut dalam Euforia
Tag
Berita Terkait
-
Bambang Soesatyo Dorong Satpol PP Tekuni Olahraga Tarung Derajat
-
Jago Bela Diri Tarung Derajat, Anggota Satpol PP di Bekasi Bikin Begal Bersenjata Tajam Terkapar
-
Takut Kualat Tarung Tinju Lawan Soimah, Nikita Mirzani: Kayak Ibu Sendiri, Biar Dia Nonjok Gue
-
Fasilitas Dalam Tenda Atlet Jawa Barat Dirusak, Panitia PON Papua Lapor Polisi
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Tarif Parkir di Medan, Dinaikkan Bobby Nasution, Diturunkan Rico Waas
-
Aksi Ugal-ugalan Berujung Petaka, Toyota Calya Diamuk Massa
-
5 Night Cream untuk Kulit Kusam, Bikin Wajah Auto Cerah di Pagi Hari!
-
Cara Cek Lokasi Penukaran Uang Baru Terdekat Lewat PINTAR BI, Mudah dan Resmi
-
Anak Pejabat Terima Beasiswa LPDP? Dirut Sudarto Buka Suara: Kami Cari Top of The Top Talenta
-
Siapa Bermain di Balik Bansos Beras PKH? KPK Periksa Pejabat dan Direksi Perusahaan
-
8 Fakta Pembacokan di Bantul: Pria Tewas Saat Tidur, Polisi Duga Pelaku Dua Orang
-
Disorot soal Kontribusi LPDP, Tasya Kamila Minta Maaf dan Bahas Pajak
-
Warning Bagi Awardee! LPDP Sanksi Alumni Tak Pulang, Wajib Kembalikan Dana Hingga Rp2 Mi
-
Apakah Kerja 2 Bulan Dapat THR? Simak Penjelasan dan Perhitungannya