/
Kamis, 04 Agustus 2022 | 17:16 WIB
Ilustrasi senjata api milik polisi. Kejadian dugaan polisi tembak polisi terulang lagi. Namun, isu tersebut buru-buru ditepil pihak Polda Metro Jaya. Meski begiti polisi mengakui ada dugaan penembakan (pixabay/stevepb)

SuaraBandung.com - Belum kering air mata keluarga Brigadir J yang terbunuh di rumah dinad Kadiv Propam Polri, kini muncul kasus baru polisi saling tembak. Terkait kasus baru polisi tembak polisi ini, Polda Metro Jaya langsung memberi keterangan.

Dalam kasus terbaru ini, Polri membantah jika yang terjadi di lokasi kejadian peristiwa polisi tembak polisi. 

Namun, pihak kepolisian membenarkan jika ada peristiwa penembakan yang dilakukan anggota Polri. 

Dalam kejadian ini disebutkan jika diduga ada keterlibatan anggota Polda Metro Jaya. Tentang hal itu sudah dibenarkan 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan membantah peristiwa tersebut melibatkan sesama anggota Polri.

"Bukan penembakan sesama anggota Polri," kata Zulpan saat dikonfirmasi Kamis (4/8/2022).

"Tapi benar yang meletuskan senjata adalah anggota Polda Metro Jaya," katanya.

Zulpan juga membantah kabar yang menyebut peristiwa ini terjadi di lingkungan Polda Metro Jaya. Meski membantah, dia tak menyebut di mana lokasi sebenarnya.

"Hanya karena keteledoran atau kelalaian satu anggota saja. Nanti siang saya jelaskan," ujar Zulpan.

Baca Juga: Akselerasikan Pemulihan Ekonomi, Bea Cukai Tambah Deretan Penerima Fasilitas Kepabeanan

Load More