/
Minggu, 14 Agustus 2022 | 15:44 WIB
Ilustrasi Ferdy Sambo. Orang dekat Presiden Jokowi ungkap motif Irjen Ferdy Sambo memberi perintah Bharada E untuk menembak mati Brigadir J. (Suara.com/Eko Faizin)

SuaraBandung.id - Terkait pembunuhan sadis yang didalangi Irjen Ferdy Sambo terhadap Brigadir J lambat laun terbongkar juga.

Menkopolhukam, Mahfud MD membocorkan tentang fakta baru mengapa Brigadir J harus dilenyapkan oleh Ferdy Sambo.

Mahfud MD mengatakan jika kasus yang terjadi saat ini lebih menjijikkan jika diketahui oleh publik.

Sebelumya, Mahfud MD mengatakan jika motif kasus Brigadir J sangat sensitif. Bahkan, terkait motif hanya boleh didengar oleh orang dewasa.

Di acara podcast Deddy Corbuzier pada Jumat 12 Agustus 2022, Mahfud MD membantah soal skenario lama tentang baku tembak dan pelecehan.

Orang dekat Presiden Jokowi ini mengatakan jika skenario pembunuhan berencana yang dilakukan oleh mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo, sudah tersusun.

Awalnya Mahfud MD mengutarakan rasa herannya lantaran laporan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J kepada istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi masih saja diproses di kepolisian.

Setelah itu, Mahfud MD menegaskan seharusnya laporan pelecehan seksual dicabut, sebab yang dilaporkan sudah meninggal dunia.

“Saya komunikasikan ke Bareskrim, mengapa laporan pelecehan itu masih diproses sampai sekarang,” kata Mahfud MD dikutip dari video yang diunggah pada 12 Agustus 2022 di kanal Youtube Deddy Corbuzier.

Baca Juga: Kalimat Mengerikan Irjen Sambo di Hadapan Brigadir J yang Berlutut dan Minta Ampun, Bharada E Akui Menembak 3 Kali

Meski begitu, Mahfud MD sangat yakin jika laporan pelecehan seksual tersebut akan segera dicabut.

Setelah diskusi panjang lebar, Mahfud MD mengungkapkan jika motif pembunuhan Brigadir sangatlah mengerikan dan menjijikkan.

Menteri asal Madura ini mengaku banyak mendapatkan laporan yang memberikan keterangan tentang kasus pembunuhan Brigadir J.

"Cerita-cerita laporan pemeriksaan itu yang mengerikan campur menjijikan lah, makanya saya bilang sensitif," jelas Mahfud.

Meski begitu, Mahfud MD enggan mengatakan secara gamblang tentang motif Ferdy Sambo haru menghabisi Brigadir J.

Load More