SuaraBandung.id - Saat ini viral di media sosial mengenai TNI turun tangan menyelidiki kasus kematian Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam Polri.
Atas viralnya kabar di kanal Youtube, publik dibuat penasaran, apakah benar TNI turun tangan dalam kasus kematian Brigadir J.
Seperti diketahui, istri Ferdy Sambo hingga saat ini statusnya belum jelas. Padahal, Putri Candrawathi berada di TKP ketika Ferdy Sambo memberi perintah pada Bharada E untuk menembak mati Brigadir J.
Atas kasus tersebut, banyak pihak terseret dan berdamapak seperti tsunami di lingkungan Polri.
Ada 31 anggota Polri dari pangkat bawah hingga atas, ikut terkena dampak atas kebohongan Ferdy Sambo.
Kabarnya istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi ikut terseret dalam kasus tersebut. Dari sana, perlahan kebenaran kasus pembunuhan Brigadir J, mulai terkuak.
Kini, yang menjadi ramai diperbincangkan warganet adalah soal Putri Candrawathi yang mengakui jika dirinya ikut terlibat.
Pengakuan istri dan Ferdy Sambo ini terungkap saat Tim Khusus Mabes TNI turun tangan.
Kabar tersebut menjadi viral setelah kanal YouTube Daftar Trending mengunggah video berjudul Ferdy Sambo & Candrawathi Langsung Mengaku Setelah Timsus TNI Temukan Bukti Mutlak Ini - Brigadir J.
Baca Juga: Ide Lomba Agustusan Tahun Ini yang Dijamin Seru dan Menghibur di HUT ke-77 RI 17 Agustus
Jika dilihat, dalam thumbnail video, terlihat jelas foto polisi diduga Ferdy Sambo dan Bharada E.
Kemudian ada beberapa pria yang mengenakan seragam TNI, dengan memegang barang bukti, serta ditengahnya gambar tangan yang terdapat luka dijari.
“UPDATE KASUS BRIGADIR J
TIM KHUSUS TNI AKHIRNYA TEMUKAN BUKTI MUTLAK KASUS PEMBUNUHAN BRIGADIR J," tampak tulisan dalam narasi pada thumbnail video seperti dikutip dari kanal Daftar Trending pada Minggu, 14 Agustus.
Untuk mengungkap informasi tersebut, kemudia dilakukan penelusuran atas kebenaran sebagaimana tertulis dalam thumbnail video.
Klaim tim khusus TNI menemukan barang bukti mutlak pada kasus Brigadir J, yang membuat Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, mengaku itu, ternyata informasi yang tidak benar alias hoaks.
Berita Terkait
-
Kapolda Metro Fadil Imran Diduga Tahu Skenario Ferdy Sambo, Begini Pernyataan Keras Pengacara Brigadir J
-
LPSK: Bharada E Siap Bongkar Ada Peran Jauh Lebih Besar Ketimbang Dirinya atau Atasannya di Kasus Kematian Brigadir J
-
CEK FAKTA: Ferdy Sambo per Bulan Dapat Setoran Ratusan Miliar dari Judi Online Kode 303 Jadi Alasan Brigadir J Dihabisi?
-
Sejumlah Motif Kebiadaban Ferdy Sambo Diungkap, Pelecehan, Cemburu, Menjijikan, Perselingkuhan, LGBT, hingga Ungkit Kesadisan Ryan Jombang
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga