SuaraBandung.id - Ada yang tak biasa di dua laga Persib yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung.
Tak ada lautan biru di tribun penonton saat pemain Persib bertanding di dua laga kandang yang telah dilalui.
Apa yang terjadi sebenarnya?
Pertanyaan yang muncul tentang kondisi yang sangat kontrak tersebut mulai liar dibahas netizen.
Mulai dari masih membekasnya atas meninggalnya dua Bobotoh di Piala Presiden 2022.
Kemudian ada faktor pada hasil pertandingan Persib yang selalu kalah dan hanya mampu bermain imbang.
Selain itu, ada faktor lebih serius, yakni terkait regulasi tiket nonton di GBLA yang dirasa dan dinilai menyulitkan Bobotoh.
Bagaimana tidak, butuh seharian bagi Bobotoh untuk mendapatkan tiket nonton Persib di GBLA.
Pengetatan untuk mendapat tiket nonton ini sudah diberlakukan sejak laga perdana Persib.
Baca Juga: China Umumkan Sejumlah Pejabat Dipenjara dan Dipecat Lantaran Gagal Hadapi Penularan Covid-19
Hal itu buntut dari meninggalnya dua Bobotoh Persib saat pertarungan di kompetisi Piala Presiden 2022.
Sebagaimana diketahui, dua laga kandang Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung sepi penonton.
Hal ini tentunya serasa aneh bagi salah satu klub dengan basis suporter terbanyak di Indonesia.
Pada laga kandang perdana Liga 1 Indonesia musim 2022/2023 menghadapi Madura United pada 30 Juli 2022, penonton yang hadir hanya sekitar 5.358 orang, dari total tiket yang disediakan sekitar 26.000. Saat itu Persib Bandung dibantai 1-4 oleh Madura United.
Sedangkan saat laga melawan PSIS Semarang pada Sabtu (13/8/2022), jumlah yang hadir ke GBLA tak jauh berbeda.
Jumlahnya hanya 5.410 orang dari 26.000 tiket yang disediakan. Persib menang 2-1 dalam laga tersebut.
Berita Terkait
-
Rans FC Bertemu PSM Makassar Malam Ini, Berikut Prediksi Line UP Tim Asuhan Rahmad Darmawan vs Tim Bernardo Tavares
-
MENANG PERDANA! Tanpa Pelatih Asing, Persib Berhasil Tumbangkan PSIS Semarang 2-1
-
Hasil Persib vs PSIS: Kali Ini Gol David da Silva Tidak Sia-sia, GBLA Bergemuruh hingga Akhir Pertarungan
-
Persik Kediri Jamu Borneo FC Sore Ini, Berikut Prediksi Line Up dan Link Streamingnya
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!
-
Adu Murah Tarif Taksi Blue Bird vs Green SM, Mana yang Jadi Pemenangnya?
-
7 Subsektor Manufaktur Melemah, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya
-
Dramatis dan Emosional, NMIXX Ungkap Misteri Cinta Unik di Lagu Crescendo
-
Kecelakaan Maut Bekasi Timur: Mengapa Sistem Keamanan Kereta Gagal Mengadang Tragedi?
-
Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!
-
Tak Hanya Kekerasan Anak, LPSK Endus Dugaan Penipuan hingga Malapraktik di Daycare Little Aresha
-
Tak Sekadar Jejak Pesawat, Contrails Ternyata Berdampak pada Iklim: Kok Bisa?
-
IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui
-
Target 120 Juta Motor Listrik Dinilai Belum Realistis, IESR Soroti Infrastruktur dan Beban Fiskal