SuaraBandung.id - Publik heboh dengan cerita pengalaman Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa soal "amplop kiai".
Atas apa yang diceritakan Suharso Monoarfa, kini dia dalam sorotan santri dan terancam kehilangan posisi di partai.
Selain santri yang menyorot apa yang diceritakan Suharso Monoarfa, rupanya tokoh internal PPP ikut bereaksi.
Dan hasilnya, kursi ketua umum partai berlambang Kabah yang diduduki Suharso Monoarfa itu goyang gara-gara "amplop kiai".
Duduk perkara
Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa awalnya mengisahkan tentang pengalaman diri bersafari politik.
Dia lantas berbicara adanya keharusan menyediakan amplop usai bertemu dengan para kiai atau ulama.
Diduga, ucapan Suharso Monoarfa ini awalnya menyindir mantan Ketum PPP yang tersangkut kasus korupsi.
Dia lanjut bercerita, tentang pengalamannya bertemu dengan kiai di satu pondok pesantren.
Baca Juga: NOAH Rayakan Momen 10 Tahun Berkarya dengan Gelar Konser Megah
Saat itu, dikatakan Suharso Monoarfa, masih sebagai Plt ketua umum menggantikan ketum sebelumnya yang terjerat korupsi.
"Waktu saya Plt (Ketum PPP). Saya bertandang ke kiai-kiai besar. Ke pondok pesatren besar. Ini demi Allah dan Rasul-Nya terjadi (soal amplop)," ujar Suharso dikutip dari akun Youtube ACLC KPK, Kamis 18 Agustus 2022 saat menghadiri acara Pembekalan Antikorupsi Politik Cerdas Berintegritas dengan KPK pada 15 Agustus 2022.
Saat itu Suharso Monoarfa bersama rekan-rekannya menyambangi kiai besar. Dia mengatakan ketika itu datang ke kiai hendak meminta doa.
Suharso Monoarfa tidak menjelaskan cerita detail tentang nama kiai yang dia temui tersebut.
Usai meminta doa dan pamit, rupanya Suharso Monoarfa pergi begitu saja. "Saya datang ke kiai itu dengan beberapa kawan, lalu saya pergi begitu saja," katanya.
"Saya minta didoain, kemudian saya jalan. Tak lama kemudian saya dikirimi pesan di WhatsApp. 'Pak Plt, tadi ninggalin apa enggak untuk kiai?, ninggalin apa? Saya tidak tertinggal sesuatu di sana? Mungkin ada barang cucu saya waktu itu yang saya bawa," kata Suharso.
Berita Terkait
-
Empat Pertimbangan Majelis Tinggi PPP Desak Suharso Monoarfa Mundur Dari Kursi Ketua Umum
-
Goyang Kursi Ketum PPP Suharso Monoarfa Gegara 'Amplop Kiai'
-
Majelis Tinggi Partai Desak Suharso Mundur
-
Tolak Usulan Kapolri Dinonaktifkan Gegara Kasus Ferdy Sambo, Waketum PPP: Jangan Timbulkan Kontroversi Baru!
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
Terkini
-
H-8 Lebaran 2026: 45 Ribu Pemudik 'Serbu' Stasiun Jakarta, 721 Petugas Gabungan Siaga
-
Apa Kepanjangan Kata Ketupat? Kuliner Khas Lebaran yang Sarat Makna
-
4 Inspirasi Outfit Sporty ala Jisoo BLACKPINK yang Tetap Chic
-
Komsi Komsa: Mengintip Konspirasi Sejarah Global Lewat Petualangan Sam
-
Dukung Asta Cita Pemerintah, PT Pegadaian Bersama Pelaku Industri Emas Inisiasi Pembentukan IBMA
-
Catch Catch oleh Yena: Intensnya Sikap Tarik Ulur dalam Hubungan Asmara
-
Garmin Luncurkan Sonar 360 Derajat, Pemancing Kini Bisa Lacak Ikan Lebih Akurat
-
Usai PLN 'Dirujak', Masalah Meteran Pasangan Lansia Dicabut Berakhir Bahagia
-
Jay Idzes hingga Diks Ikut Tunggu Hasil Sidang Isbat Kemenag Jelang FIFA Series 2026, Kok Bisa?
-
Awas Cuaca Ekstrem Intai Pemudik di Jabar! BPBD Turunkan Pasukan Penuh di Jalur Maut Rawan Longsor