- Satlantas Polresta Tangerang menyelidiki kasus tabrak lari pesepeda Herman Sulistyo yang terjadi di Jalan Raya Serang pada Minggu dini hari.
- Polisi telah mengidentifikasi kendaraan roda enam jenis Mitsubishi melalui rekaman CCTV sebagai terduga pelaku yang melarikan diri dari lokasi.
- Penyidik sedang memeriksa lima orang saksi serta berkoordinasi dengan Jasa Raharja untuk proses pemberian santunan kepada keluarga korban.
Suara.com - Penyelidikan kasus tabrak lari yang menewaskan tokoh Pramuka Tangerang Raya, Herman Sulistyo (71), mulai menemukan titik terang. Satlantas Polresta Tangerang mengaku telah mengidentifikasi kendaraan yang diduga terlibat dalam kecelakaan maut di Jalan Raya Serang KM 11, dekat Jembatan Bitung, Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Kasatlantas Polresta Tangerang AKP Fery Oktaviari Pratama mengatakan penyidik saat ini masih mendalami keterlibatan kendaraan tersebut sebelum menetapkan pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa yang terjadi pada Minggu (7/6) dini hari itu.
"Prosesnya masih kita lidik, namun ada kendaraan yang kita duga terlibat, dan masih kita dalami," kata Fery di Tangerang, Kamis.
Dari hasil analisis rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, polisi menemukan petunjuk yang mengarah pada satu unit kendaraan roda enam jenis Mitsubishi. Kendaraan itu diduga memiliki keterkaitan dengan kecelakaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Meski demikian, Fery menegaskan penyidik belum dapat memastikan kendaraan tersebut sebagai pelaku tabrak lari karena proses penyelidikan masih berlangsung.
"Saat ini masih kita proses lidik dari kejadian itu," ujarnya.
Untuk memperkuat pembuktian, polisi telah memeriksa lima orang saksi yang dianggap mengetahui atau memiliki informasi terkait insiden tersebut.
"Sudah, sekarang ada lima orang kita lakukan pemeriksaan sebagai saksi," kata Fery.
Sebelumnya, Satlantas Polresta Tangerang telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan berbagai petunjuk guna mengungkap identitas pengemudi yang melarikan diri usai kecelakaan.
Baca Juga: Maut di Jembatan Bitung: Tokoh Pramuka Banten Tewas Ditabrak Lari Truk, Polisi Buru Pelaku
Berdasarkan kronologi awal, kecelakaan terjadi sekitar pukul 01.00 WIB saat Herman sedang bersepeda. Sebuah truk yang belum diketahui identitasnya diduga menabrak korban sebelum meninggalkan lokasi kejadian.
"Kendaraan truk ini melarikan diri, di mana datang dari arah Bitung menuju arah Cikupa sesampainya di TKP, terlibat kecelakaan lalu lintas dengan penggoes sepeda oleh Herman, akibat dari peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut meninggal dunia," terangnya.
Usai kejadian, korban dievakuasi ke RSUD Balaraja untuk menjalani pemeriksaan dan visum. Polisi juga berkoordinasi dengan Jasa Raharja untuk mempercepat proses pemberian santunan kepada keluarga korban.
"Kita juga kordinasi dengan Jasa Raharja untuk percepatan klaim/santunan," ujar Fery.
Berita Terkait
-
Maut di Jembatan Bitung: Tokoh Pramuka Banten Tewas Ditabrak Lari Truk, Polisi Buru Pelaku
-
Misteri Wanita Tewas Jatuh dari Lantai 27 Green Pramuka, Ternyata Penyewa Lewat Broker
-
Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Detik-detik Pajero Tabrak Lari Pedagang Buah di Duren Sawit, Pelaku Langsung Tancap Gas!
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?
-
Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita
-
Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui
-
Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah
-
Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar
-
Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG
-
BPK Akan Proses Etik Pegawai yang Terseret Kasus Suap
-
Kapolda Riau Beri Nama Nona Seroja untuk Anak Gajah di Tesso Nilo, Apa Maknanya?
-
Bak Film Laga! Penipu di Duren Sawit Dikejar-kejar Massa usai COD Motor Pakai Uang Palsu Rp12 Juta
-
Kata Istana Soal Rencana Kantin Sekolah di Wilayah 3T Bakal Diubah Jadi Dapur MBG