SuaraBandung.id - Suasana rapat di Komisi III DPR bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada, Rabu (24/8/2022), mendadak gempar.
Suasana gaduh terjadi pada penghujung rapat saat dibacakan Kesimpulan Rapat Kerja Komisi III DPR dengan Kapri Masa Persidangan 1 Tahun Sidang 2022-2023.
Saat kesimpulan masuk pada poin dua yang masih dalam koreksi, tiba-tiba terdengar panggilan mesra dari seorang wanita.
"Komisi II DPR RI mendesak Kapolri untuk melakukan perbaikan sistem di lingkungan Polri secara terencana, terukur, objektif, prosedural, dan akuntabel dalam hal sistem rekrutmen, promosi dan demosi," kata pembuat kesimpulan menulis.
Kemudian ada anggota DPR yang menginterupsi, tanpa menyebut nama dan dari fraksi mana.
Anggota DPR tersebut meminta izin untuk menginterupsi pada Ketua Komisi III DPR RI Bambang Wuryanto yang memimpin sidang.
"Pimpinan sorry pimpinan, interupsi," kata anggota DPR tadi yang tidak menyebutkan nama.
Dia mengatakan soal tema di mana yang diusung adalah menyinggung soal pekat atau penyakit masyarakat.
"Terkait tema perbaikan yang diusung Pak Kapolri sendiri, Kemarin pasca-kasus penembakan ini soal pekat. Pak Kapolri yang dalam pengarahan kita ikut juga. Soal pekat Pak Kapolri," kata dia yang tiba-tiba terputus lantaran ada suara begitu mesra dari seorang wanita dari mik berbeda.
"Sayang," terdengar jelas suara itu.
Anggota DPR tadi belum sadar, dan terus melanjutkan pembicaraan. Hingga forum tertawa mengulang panggilan "sayang".
"Hah sayang," kata seseorang di ruang sidang. Dari sana kondisi gaduh hingga semua tertawa terbahak-bahak, termasuk Kapolri.
Akan tetapi, Kapolri tampak menahan tawa sambil memegang hidungnya. Ketua Komisi III DPR RI, Bambang Wuryanto, lantas mencoba menenangkan forum.
"Sorry, sorry. HP itu bukan dari HP saya. Itu bukan HP, bukan hp saya," kata anggota DPR yang tadi menginterupsi.
"Kita laporkan ke MKD. Kita laporkan ke KMD," timpal diduga anggota DPR yang ada di sana.
"Sebentar tenang dulu, ini interupsi bikin ketawa," kata Bambang Wuryanto.
Berita Terkait
-
Pertemuan Besar 19 Juli, LPSK dan Lembaga Lain Diajak Nonton Bareng Ferdy Sambo, Ada Presentasi Istri Jenderal
-
Kasus Brigadir J Rawan, Rocky Gerung Curigai Isu Judi 303 Ferdy Sambo Sengaja Dimunculkan
-
Ferdy Sambo dalam Penguasaan Penuh Polri di Mako Brimob, Komnas HAM Kesulitan Cari Ponsel Brigadir J
-
Janji Brigadir J Usai Wisuda yang Tak akan Pernah Bisa Ditepati pada sang Kekasih, Irma: Terlalu Sakit Hatinya
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Paradoks Kekerasan dan Agama dalam Film In the Hand of Dante
-
3 Pilihan Tablet Samsung 5G Terbaik, Koneksi Kencang Tanpa Bergantung WiFi
-
Ulasan Film Jangan Buang Ibu: Menggugat Stigma Panti Jompo dan Makna Berbakti
-
Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?
-
Rumah Warga di Benhil Jakpus Hancur Gegara Tanah Longsor, Begini Penampakannya
-
Comeback Sensasional Afrika Selatan: Resmi Lolos 32 Besar Pertama Kalinya
-
5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan
-
Rekomendasi Ombre Lip Cream OMG yang Tahan Lama dan Tidak Kering, Lengkap dengan Review Pengguna
-
Misi Mustahil: Saat Negara Kecil Berpenduduk 500 Ribu Jiwa Siap Guncang Argentina di Piala Dunia
-
5 Serum Lokal di Bawah Rp50 Ribu untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Lengkap dengan Review