SuaraBandung.id - Rekontruksi pembunuhan Brigadir J akan segera digelar pihak Mabes Polri.
Jika tak ada halangan, Jaksa Penuntut Umum juga akan dihadirkan dalam rekonstruksi Jumat berdarah di Duren Tiga (8/7/2022).
Dalam rekonstruksi tersebut rencananya lima tersangka pembunuhan sadis Brigadir J akan dihadirkan.
Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, kepolisian akan melakukan rekonstruksi ulang pembunuhan Brigadir J pada Selasa (30/8/2022).
Rencannya Bharada E dan empat tersangka lain akan dihadirkan dalam rekonstruksi tersebut.
Dedi mengatakan, rekonstruksi akan dilakukan langsung di TKP yakni rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan.
“JPU (dihadirkan) agar mendapat gambaran fakta di TKP (Duren Tiga),” tutur Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo pada wartawan, Sabtu (27/8/2022).
Proses rekonstruksi nanti juga bakal menghadirkan lima tersangka, yakni Bharada E, Ferdy Sambo, Putri Candrawati, Kuat Ma’ruf dan Bripka Ricky Rizal.
Selain polisi dan JPU, saat rekontruksi juga ditemani Komisi Kepolisian Nasional dan Komnas HAM. “Untuk menjaga transparansi, objektif dan akuntabel,” katanya.
Baca Juga: Update: Kasus Covid-19 Harian Indonesia Bertambah Sebanyak 4.170
Perkara pembunuhan Brigadir J ini menjerat lima tersangka dengan pasal pembunuhan berencana yakni Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan 56 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).
Ancaman pidana dalam kasus pembunuhan Brigadir J maksimalnya hukuman mati atau penjara seumur hidup.
Catatan kasus ini terjadi pada Jumat (8/7/2022). Dalam hal ini diduga Ferdy Sambo adalah dalang pembunuhan pada Brigadir J.
Ferdy Sambo berdasar kesaksian Bharada E, telah memberi perintah tembak di tempat Brigadir J.
Sedangkan peran istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga mengetahui rencana eksekusi mati Brigadir J.
Dalam kasus pembunuhan ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, mengatakan jika sementara ini motif pembunuhan diduga terkait tindakan asusila yang dilakukan Brigadir J pada istri Ferdy Sambo.
Akan tetapi Kapolri menegaskan jika kasus ini masih terus didalami untuk membuat terang benderang dan memberi rasa keadilan.
Tag
Berita Terkait
-
Mengerikan! Ustaz Abdul Somad Unggah Doa Habib Rizieq: Semoga Allah SWT Menghancurkan Sehancur-hancurnya Para Pelaku Pembantaian Tragedi KM 50
-
Rizal Ramli Sebut Awal Revolusi Rakyat Sudah Terjadi: Impact Dahsyat "Samboisme", Kekaisaran Ferdy Sambo Tumbang
-
Sindir Mahasiswa Ciut, Ustaz Abdul Somad Sebut Jerit Seorang Ibu yang Mampu Ungkap Kasus Brigadir J
-
Berapi-api, Ini Pernyataan Eks Perwira TNI Ruslan Buton ke Ferdy Sambo, dari Biadab, PKI, hingga Pertanyakan Bintang Tiga Ketakutan
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Mahasiswa Desak Presiden Prabowo Copot Natalius Pigai dari Kursi Menteri
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
Pramono Anung: Jakarta Dirancang Jadi Kota Global yang Ramah Warga