/
Minggu, 28 Agustus 2022 | 12:17 WIB
Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso saat dipanggil MKD DPR. Sugeng mengatakan ada dua anggota DPR yang berkomunikasi dengan Fery Sambo pada 12 Juli.(Suara.com/Novian)

"Dia (anggota DPR) bilang FS (Ferdy Sambo) itu korban. FS ini dizalimi, harga dirinya diinjak-injak," kata Sugeng mengulang pernyataan. 

"Dan dia sangat menyesal mengapa bukan dia yang menembak (Brigadir J)," ungkap Sugeng. 

Anggota DPR ini kata Sugeng malah kembali menyampaikan narasi baku tembak antara Brigadir J dan Bharada E di rumah dinas.

Anggota dewan itu juga kata Sugeng menyebutkan, insiden baku tembak bermula dari pelecehan Brigadir J pada istri Sambo.  "Saya bilang, oke info ini saya tampung," balas Sugeng. 

Bukan itu saja, Sugeng mengaku ada anggota DPR lain yang menghubunginya melalui telepon.

Anggota dewan tersebut menelepon dirinya untuk membahas kematian Brigadir J. 

Namun terkait telepon tersebut, Sugeng memastikan, anggota DPR ini tak berupaya mempengaruhi dirinya.

Load More