/
Senin, 29 Agustus 2022 | 06:33 WIB
Ustaz Abdul Somad dalam pengajian menjelaskan hukum membaca niat yang diucapkan dan terdengar orang lain. (bali putra sundana)

Khusus untuk Sholat Dhuha, ada dua bentuk niat yang bisa dibaca.

Niat Sholat Dhuha (1)

(Usholli sunnatadh dhuhaa rok’ataini lillaahi ta’aalaa)

Artinya: “Aku niat sholat sunnah dhuha dua rakaat karena Allah Ta’ala”

Niat Sholat Dhuha (2)

(Usholli sunnatadh dhuhaa rok’ataini mustaqbilal qiblati adaa’an lillaahi ta’aalaa)

Artinya: “Aku niat sholat sunnah dhuha dua rakaat menghadap kiblat saat ini karena Allah Ta’ala”Salat Dhuha merupakan satu di antara amalan sunnah yang dianjurkan.

UAS mengingatkan, pelaksanaan salat dhuha digelar setelah waktu matahari terbit atau syuruq.

Jika matahari sudah naik kira-kira satu tombak, itulah yang disebut dengan awal waktu dhuha.

Baca Juga: Video Viral Detik-Detik Toyota Avanza Dibawa Kabur Maling di Babakan Jeruk Bandung

"Misal, setelah diukur menurut ilmu astronomi matahari naik setinggi tombak, kira-kira 12 menit setelah matahari terbit," kata UAS. 

"Jadi jika matahari terbit jam 6.00, maka waktu dhuha dimulai jam 6:12,” ungkap UAS.

Load More