"Jangan sampai motif pembunuhan karena Yosua melecehkan Putri di Magelang, gak ada itu," kata Deolipa Yumara.
Bahkan Deolipa Yumara mengatakan, yang ada adalh Brigadir J justru yang memergoki Kuwat bersama istri Ferdy Sambo melakukan hal terlarang.
"Yang ada adalah saat itu Kuwat dan Putri (istri ferdy Sambo) lagi making love, ketahuan Yosua. Makanya Yosua yang dikejar dan dincar (dibunuh)," kata Deolipa.
Kecurigaan Bharada ini di mata Deolipa Yumara sangat masuk akal, karena saat itu Putri Candrawathi langsung menelepon Bharada E dan Bripka Ricky.
Kemudian di saat yang hampir bersamaan, Kuwat Maruf menelepon Ferdy Sambo.
Lantas Deolipa Yumara menduga jika Kuwat dan Putri kompak melakukan skenario agar Ferdy Sambo marah dan memberikan "pelajaran" ke Brigadir J.
"Jadi begitu ketahuan (diduga sedang melakukan hal terlarang), itu makanya Putri nelepon Bripka RR, dan Kuwat nelepon ke Sambo," kata Deolipa Yumara.
"Tujuannya (menelepon) menyamakan persepsi mereka di sana, agar hubungan Kuwat dan Putri gak tercium," kata Deolipa Yumara.
"Dan seolah-olah Yosua pelaku pelecehannya. Jadi Yosua ini adalah korban," papar Deolipa.
Deolipa Yumara lantas menilai keterangan Bharada E soal kecurigaan ada hubungan spesial antara Kuwat Maruf dengan istri Ferdy Sambo lebih masuk akal.
Adanya dugaan hubungan asmara Kuwat dan Putri terjadi kata Deolipa Yumara, karena Kuwat sekitar 10 tahun menjadi sopir Putri Candrawathi.
"Kuwat ini ikut mereka (Ferdy Sambo dan istri) sudah 10 tahun lebih sejak Ferdy Sambo masih AKBP. Kuwat ini kan orang dari Brebes, ikut Sambo sejak AKBP di sana," katanya.
Dari dugaan itu, Deolipa lantas menjelaskan soal pengaduan Kuwat ke Sambo yang menyatakan Brigadir J sudah melecehkan Putri Candrawathi, membuat Ferdy Sambo murka dan marah.
"Namanya Sambo psikopat, dengar aduan seperti (istri dilecehkan brigadir J) itu dari Kuwat dan Putri. Nalarnya tidak jalan dan merancang skenario, sehingga Yosua jadi korban," katanya.
Sumber: TVone
Berita Terkait
-
Persiapan Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J, 5 Tersangka Dipertemukan? Pengacara Bharada E Ingatkan Soal Keamanan Kliennya
-
Cuma Pembantu tapi Bisa Menghasut Jenderal Ferdy Sambo, Deolipa Yumara Sebut Fitnah Kuwat Maruf Jadi Alasan Berkonspirasi Membunuh Brigadir J
-
Dua Nama Berbeda Diduga Hasut Ferdy Sambo hingga Tega Menghabisi Brigadir J
-
Tak Seperti Kebanyakan Saksi Menangis Penuh Sesal, Ferdy Sambo Justru Lakukan Hal Tak Terduga Saat Sidang Etik
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Percakapan Terakhir Ali Khamenei Sebelum Dibom Israel-AS Terungkap: Menolak Masuk Bunker
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
Terkini
-
Sinopsis Argo, Salah Satu Film Tentang Konflik Iran-AS
-
Alarm Merah! 75 Ribu Pelajar di Bandung Terindikasi Gangguan Mental
-
Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Turun di Januari
-
Terpopuler: Mantan Presiden Iran Ungkap Ampuhnya Mossad, Bisakah Gadai TV dan Smartwatch?
-
Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi, Harap Negara Sahabat Kutuk Serangan AS
-
Deretan Mantan Tom Holland, sebelum Berlabuh pada Zendaya
-
Wika Salim Dapat Pesan Khusus dari Rhoma Irama: Jangan Umbar Aurat
-
Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
-
Percakapan Terakhir Ali Khamenei Sebelum Dibom Israel-AS Terungkap: Menolak Masuk Bunker
-
Guncang Dunia! AS-Israel Bombardir Lebih 2.000 Lokasi di Iran