SuaraBandung.id – Nama Susi yang tak lain asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo masih menjadi sorotan.
Nama Susi disebut-sebut lantaran keberadaanya di Magelang yang diduga tahu soal adanya dugaan perkosaan yang dilakukan mendiang Brigadir J pada istri Ferdy Sambo.
Susi juga yang disebut-sebut pertama mendengar istri Ferdy Sambo menangis, hingga Kuat Ma’ruf datang.
Disebut-sebut, Susi ini menjadi satu di antara saksi kunci tentang kebenaran apakah terjadi pemerkosaan di Magelang atau hanya karangan saja.
Berikut adalah sejumlah catatan mengenai mencuatnya nama Susi sang asisten Ferdy Sambo.
1. Dengar tangisan
Susi disebut dalam kesaksian Kuat Maruf, termasuk yang mendengar istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi menangis di dalam kamar.
Kesaksian Susi ini menjadi penting untuk mengetahui apakah pengakuan istri Ferdy Sambo diperkosa Brigadir J benar adanya atau tidak.
2. Saksi utama
Nama Susi disebut menjadi saksi utama dalam peristiwa yang terjadi di Magelang.
Statusnya benar-benar menjadi saksi, bukan tersangka seperti Kuat Ma’ruf dan dua ajudan lainnya, Bharada E serta Bripka RR .
3. Tahu peristiwa Magelang
Sosok Susi adalah asisten rumah tangga (ART) yang cukup dekat dengan Putri Candrawathi.
Sama seperti Bharada E, Susi juga disebut dapat menjadi saksi mahkota terkait rangkaian peristiwa di Magelang, terutama soal kebenaran adanya perkosaan.
4. Diperiksa Komnas HAM
Di Magelang, Susi dikatakan Kuat Maruf, mendengar tangisan istri Ferdy Sambo.
Bahkan, untuk mengungkap kebenaran itu, Susi ikut diperiksa Komnas HAM beberpa waktu lalu.
Sementara itu kini muncul dugaan pemerkosaan yang dilakukan Brigadir J terhadap Putri Candrawathi.
Muncul kronologi dari Sarifuddin Sudding
Sebelumnya, dikutip dari channel YouTube DPR RI, Anggota DPR RI, Sarifuddin Sudding mengungkap apa yang terjadi di Magelang.
Disebut-sebut jika peristiwa di Magelang yang diduga menjadi pemicu kemarahan Ferdy Sambo.
Lantaran amarah tak terbendung, Ferdy Sambo tega membunuh ajudannya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Sudding kemudian membeberkan rangkaian peristiwa dari Jakarta, ke Magelang, dan kembali ke Jakarta.
Puncaknya, di Duren Tiga, Jakarta Selatan, Brigadir J dihabisi secara sadis pada 8 Juli 2022 lalu.
Rombongan Putri Candrawati (PC) bersama Brigadir J, Bripka Ricky Rizal, Kuat Ma'ruf dan ART bernama Susi berangkat ke Magelang pada 2 Juli 2022.
Disebutkan, tujuan mereka ke Magelang adalah menjenguk anak Ferdy Sambo dan Putri yang sedang bersekolah.
Masuk pada 4 Juli 2022, kabarnya ada peristiwa Brigadir J akan mengangkat (menggendong) Putri Candrawati.
Saat itu posisi istri Ferdy Sambo sedang tidur siang di sofa, lalu akan dipindahkan ke kamarnya.
Kemudian rencana Brigadir J itu dilihat Kuat Maruf. “Melihat kejadian itu (Brigadir J membopong istri Ferdy Sambi), Kuat membentak Brigadir J,” katanya.
Kuat meminta Brigadir tidak menyentuh istri Ferdy Sambo. “Lalu (Brigadir J) kemudian mengurungkan niatnya," jelas Sudding.
Setelah itu, dikatakan Sudding, Ferdy Sambo menyusul ke Magelang dan merayakan hari ulang tahun pernikahannya dengan PC pada 6 Juli 2022.
"Ferdy Sambo pulang ke Jakarta tanggal 7 Juli pagi, lalu kemudian ada kejadian pada sore hari jam 17.30 WIB (tanggal 7 Juli), menjelang magrib ini sebenarnya jadi pemicu," tutur dia.
Dari sana, Brigadir J disebut masuk ke dalam kamar istri Ferdy Sambo dengan mengendap-endap.
"Saat itu Brigadir J masuk ke dalam kamar Putri di lantai 2 dan keluar dari kamar dilihat oleh Kuat, mengendap-ngendap lalu kemudian ditegur. Kenapa masuk ke kamar Ibu? Kemudian lari," kata dia.
Berita Terkait
-
Alat Lie Detector yang Dipakai di Kasus Ferdy Sambo, Akurat Kah?
-
Ahli Tanggapi Uji Pendeteksi Kebohongan yang Dipasang kepada Ferdy Sambo: Pembohong Ulung Bisa Lolos
-
Viral Ferdy Sambo Dihujat Teman Sekampung karena Bunuh Brigadir J: Sulawesi Ternodai
-
4 Hal Mengerikan Diungkap Wanita Bernama Susi, Sebut Keluarga Ferdy Sambo Sadis, Penyiksaan di Ruang Rahasia hingga Perut Dibelah
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
Sulis Jadi Simbol Perempuan Muslim Berdaya Fatayat NU
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena