Suara.Bandung.id – Persib Bandung siap bertangung melawan Arema FC pada pekan ini. Mereka siap bertarung di markas Arema yang tentunya sudah memperhitungkan bagaimana tekanan Aremania suporter Arema.
Melihat laga tersebut, pelatih baru Persib Bandung, Luis Milla sudah tahu kondisi kekuatan lawannya itu.
Luis Milla mewanti-wanti agar pemain Persib mampun kerja keras dan fokus selama wasit belum menipu peluit akhir.
Hal tersebut menjadi bagian penting dalam pertandingan nanti, lantaran Luis Milla tak ingin Persib pulang dari Malang dalam keadaan sia-sia.
Luis Milla tegas mengingatkan pemain Persib disiplin dan kerja keras saat bermain di kandang Arema FC pada laga pekan ke-9 Liga 1 2022/2023, Minggu (11/9/2022) mendatang.
Saking kencangnya persaingan antar lini anti, Luis Milla tak ingin pemain Persib bermain seperti melawan RANS.
Jika hal itu terjadi, maka pemain Persib akan menuai kekalahan, lantaran Arema bukanlah RANS.
Meski Persib di laga melawan RANS bisa mempersembahkan kemenangan, tapi Luis Milla menilai hal itu belum cukup dijadikan ukuran keberhasilan.
Melawan Arema FC, Luis Milla sangat ingin pertarungan Persib dan Arema FC dimenangkan.
Datang untuk menang, adalah target Luis Milla bersama Persib. Jika Persib tumbang, maka kesempatan naik ke posisi atas klasemen akan lebih sulit.
Dalam kacamata Luis Milla, pertandingan tandang yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan Malang, tidak akan mudah.
Sehingga, pemain Persib harus mengerti situasi tersebut. Terlebih Arema bermain di kandang, kekuatan Aremania akan jadi daya dobrak untuk pemain Singo Edan.
"Kami menghormati Arema dengan segala situasi yang terjadi di dalamnya. Tapi, kami juga sudah melakukan pekerjaan yang cukup baik di pertandingan sebelumnya," kata Milla, melalui laman resmi klub, Jumat (9/9/2022).
Dalam lagan anti, Luis Milla juga mempertimbangkan berbagai situasi yang dikatakannya bisa terjadi.
"Kami ingin kembali melakukan hal itu di pertandingan nanti," tambah pelatih berusia 56 tahun itu.
Pemain Persib wajib tahu, Luis Milla beranggapan bahwa Arema selalu tampil dengan motivasi tinggi.
Sama seperti Persib, Arema juga baru saja melakukan pergantian pelatih. Luis Milla kemungkinan melihat lagan anti bukan hanya pertarungan Persib melawan Arema saja, tapi ada gengsi adu taktik dua pelatih anyar.
"Arema adalah tim dengan kerja sama yang bagus. Di beberapa laga, mereka mendapat hasil yang kurang baik, lalu terjadi pergantian pelatih," kata Milla.
Luis Milla juga melihat Arema memiliki pendukung besar, terutama ketika main di kandang.
Dengan kekuatan besar supporter, siapa saja lawan yang datang ke kandang Arema akan mendapat tekanan eksternal.
"Mereka juga salah satu tim paling kompetitif di Liga 1 dengan pemain-pemain berkualitas, terutama di lini tengah dan tiga penyerangnya yang menjadikan tim ini semakin menarik," terang pelatih yang pernah menukangi Tim Nasional Indonesia itu.
Saat ini Singo Edan, julukan Arema berada di posisi kesembilan klasemen sementara Liga 1 2022/2023 dengan nilai 11.
Mereka baru mampu mencatat 3 kali menang, sekali imbang dan 4 kalah, sedangkan Persib di posisi 12 dengan selisih satu poin.
Dari tiga kemenangan Arema FC, dua di antaranya terjadi di laga kandang, yaitu ketika menjamu PSIS Semarang (30/7/2022) dan RANS Nusantara (24/8/2022).
Tag
Berita Terkait
-
Dua Gol Persib Bandung Saat Melawan Rans Nusantara Menjadi Sorotan Banyak Pihak, Begini Keputusan PSSI
-
Ciro Alves Berhasil Cetak Gol untuk Persib, Ternyata Ini yang Menjadi Tekadnya
-
Zalnando Semakin Percaya Diri untuk Menjadi Starter Persib Bertandang Ke Arema FC, Momen Inilah yang Mendorongnya
-
Bobotoh dan Panpel Arema Telah Sepakat, 500 Tiket Sudah Disediakan untuk Bobotoh, Kedua Pihak Juga Menolak Kehadiran Rombongan Liar
-
Manuel Perez-Cascallana, Asisten Pelatih Persib Bandung Ini Rekam Jejaknya Tak Diragukan
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Promo Khusus KPR Renovasi BRI dengan Suku Bunga Spesial
-
Stok Beras BULOG Capai 5,25 Juta Ton, Tersebar di Berbagai Gudang Indonesia
-
Viral ASN PPPK Paruh Waktu DPUTR Bandung Barat Live TikTok, Singgung Fee Proyek
-
Tak Perlu Transit, TransNusa Buka Penerbangan Langsung Jakarta-Bangkok 2 Kali Sehari
-
Studi Ungkap Dampak Penuaan Mikroplastik terhadap Polutan di Tanah
-
WALHI: Sebutan "Bencana Alam" Tak Boleh Menutupi Kerusakan Ekologis
-
Di Balik Narasi 'Kecerdasan Bukan dari Sekolah': Mengingatkan Kembali Tanggung Jawab Negara
-
Khofifah Ajak Siswa Sekolah Rakyat Pasuruan Kobarkan Semangat Kemerdekaan Menuju Indonesia Emas
-
Karhutla Makin Mengkhawatirkan, Mensesneg Minta Masyarakat Tak Lakukan Aktivitas yang Picu Kebakaran
-
Kabel Listrik Bermasalah, Ratusan Jaecoo J7 Kena Recall