SuaraBandung.id - Bagi seorang istri, ada pertanyaan terkait benar atau tidaknya mengambil uang suami tanpa izin. Bahkan jika suaminya itu tidak memberikan uangnya untuk nafkah keluarga, masih menjadi pertanyaan bagi seorang istri jika mengambil uang suaminya tanpa izin.
Walaupun sebagian besar suami istri telah sepakat bahwa soal keuangan dalam rumah tangga mereka adalah milik bersama, namun pada kenyataannya tetap ada seorang suami yang dianggap pelit karena tidak mau memberikan uang itu kepada istri.
Buya Yahya menjawab pertanyaan tentang seorang istri yang meminta izin kepada suami untuk mengambil uang mereka, dilansir dari video di kanal YouTube Al-Bahjah TV yang diunggah pada 29 September 2021.
Buya Yahya mengatakan bahwa meminta izin kepada suami itu diharuskan jika istri mengambil uang suami dengan jumlah yang melebihi kebutuhan. Apabila melebihi kebutuhan pribadi dan tidak izin terlebih dahulu maka mengambil uang itu hukumnya termasuk mencuri, sehingga tidak boleh dilakukan.
Tetapi apabila suami termasuk orang yang pelit, maka istri tak perlu izin terlebih dahulu.
"Istri boleh mengambil uang suami tanpa izin, jika memang suami adalah orang yang pelit, diberitahu pun tidak mau ngasih. Tapi selagi masih bisa minta izin (suami), minta izin (dahulu). (Kalau) Minta izin tetap tidak dikasih, baru itu bisa (boleh). Atau bisa mengajukan ke mahkamah, biar dipotong oleh mahkamah langsung", Buya Yahya menerangkan.
Buya Yahya mengungkapkan bahwa menurut Islam, mengambil tanpa izin adalah perbuatan yang tidak baik meskipun yang diambil adalah uang suami. Oleh karena itu, sebaiknya istri menghindari untuk mengambil uang suami tanpa izin jika tidak dalam situasi khusus.
Dalam menafkahi keluarga, apabila suami sudah diingatkan beberapa kali dan tetap tidak mau memberikan nafkah maka istri diperbolehkan untuk meminta cerai. Hal itu karena suami yang memang pelit dan itu juga merupakan anjuran dari ulama bagi seorang istri.
Para istri harus menyikapi dengan benar tentang boleh atau tidaknya mengambil uang suami tanpa izin dan jawaban dari Buya Yahya itu pun harus dijadikan pelajaran bagi para suami.
Sebelumnya, dalam sebuah video terlihat Buya Yahya menjawab pertanyaan terkait bolehkan seorang istri mengambil uang suami tanpa izin. Buya Yahya menjawab pertanyaan itu dan mengatakan bahwa hal itu diperbolehkan jika suami pelit dan tidak mau memenuhi nafkahnya.
"Istri (memang) harus makan, maka jika bisa mengambil (uang) dengan cara (yang) benar melalui mahkamah, maka (boleh) lakukan. Tapi kalau mendesak waktunya, maka boleh seorang istri mengambil harta suami karena pelitnya suami, untuk memenuhi kebutuhan nafkahnya, dan untuk anak-anaknya. Tidak boleh lebih dari itu," Buya Yahya menjelaskan.
Apabila untuk kebutuhan istri dan anak-anak, maka diperbolehkan seorang istri mengambil uang suami tanpa izin, asalkan istri mempunyai alasan yang wajar. Hal itu jika suaminya memang pelit sehingga tidak pernah memberikan nafkah kepada istri dan anaknya.
Berita Terkait
-
Sholat Jamak Terbagi Menjadi Dua, Ternyata Begini Penjelasan Buya Yahya
-
Gus Baha Ungkap Keutamaan Mencari Nafkah yang Jarang Diketahui!
-
Boleh Tahu atau Tidak Kita Kepo dengan Isi HP Pasangan? Begini Ungkap Buya Yahya
-
Buya Yahya Membahas Tentang Kesuksesan Hingga Sekolah Mahal untuk Anak, Begini Terangnya
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Tahan Uruguay, Pelatih Tanjung Verde: Ini Utang ke Timnas Kecil
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
NGORBIT: Dari Skripsi ke Dunia Gaib, Perjalanan Raka di Film 'Dukun Magang'
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa