SuaraBandung.id – Dalam salah satu kajian, Gus Baha pernah menjelaskan mengenai makan daging babi dan anjing halal.
Dalam Islam sendiri, memakan daging babi dan anjing merupakan dosa besar dan diharamkan.
Lantas, mengapa menurut Gus Baha makan daging babi dan anjing halal?
Dilansir SuaraBandung.id dari kanal YouTube Santri Gayeng, Kamis (15/9/2022), berikut ulasannya.
Gus Baha menyampaikan bahwa makan daging babi dan anjing halal apabila dalam keadaan tertentu.
Juga ada syarat dan kondisi yang diperbolehkan.
Lalu Gus Baha berkisah tentang seorang ulama besar, Raden Asnawi Kudus.
Raden Asnawi merupakan sosok kiai terkenal yang melakukan revolusi China pada zaman itu.
Namun, tetap saja ada sejumlah orang yang tidak suka dengan Raden Asnawi.
Baca Juga: Inilah Amalan Surat yang Mendatangkan Rezeki ungkap Ustadz Adi Hidayat
Lalu mereka mengadakan pesta dan berniat ingin mempermalukan kiay Raden. Di pesta tersebut mereka menyuguhkan daging babi dan anjing.
Setelah selesai makan, di depan umum beliau ditanya, "Pak Kyai tau apa yang tadi dimakan?". Raden Asnawi pun menjawab tidak tahu.
Setelah mengetahui daging itu ternyata babi dan anjing, beliau langsung berkata "Alhamdulillah, kalau tidak dibohongi, aku tidak akan tahu rasanya daging anjing."
"Sekarang saya bisa tahu rasanya, halal pula," ucap Gus Baha menceritakan.
"Karena tidak tahu, maka secara hukum itu halal," Gus Baha melanjutkan.
Oleh sebab itu, makan daging babi dan anjing halal apabila dalam kondisi yang seperti itu.
Apabila sudah tidak ada lagi makanan yang bisa dimakan, dan satu-satunya hanya daging babi atau anjing, maka itu halal dimakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Proyek PSEL Kayumanis Terancam Cacat Hukum, DPRD Kota Bogor Ingatkan Pemkot Jangan Asal Tabrak Perda
-
Pajak 0 Persen di PFII Akan Berlaku Setengah Abad
-
Pelatih Inggris Pernah Sebut Argentina 'Binatang' karena Main Kasar
-
Indonesia Datangkan Dokter Korsel Hong Jung Gi, Tingkatkan Level Penanganan Cedera Olahraga
-
Cabut Perpres TNI Jaga Jaksa! Marzuki Darusman Yakin Kejagung Mampu Mandiri Usut Kasus Febrie
-
Eksklusif: Mutasi Pejabat di Kementerian PU Dipastikan Bukan Rumor
-
Kemenkeu Pastikan Klaim Program Baru Dana Hibah Menteri Keuangan Tidak Benar
-
Kopdes Merah Putih Boleh Kelola Tambang hingga Sawit? Ini Penjelasan Menkop
-
Sahroni Dukung Kuntadi Jadi Jampidsus Baru: Pilihan Jaksa Agung Pasti yang Terbaik
-
4 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Berminyak, Berjerawat, dan Komedo dengan Review Pembeli