SuaraBandung.id – Dalam salah atu kajian, Gus Baha pernah mengungkapkan mengenai dendam yang diretui oleh Allah SWT.
Pada dasarnya seorang muslim tidak dianjurkan memiliki dendam, karena itu bisa membuat hati tersiksa.
Dan perasaan dendam ini mesti dihindari karena tidak baik untuk kesucian seorang muslim.
Namun, Gus Baha mengungkapkan adanya jenis dendam yang direstui oleh Allah SWT.
Lantas, dendam apakah yang dimaksud?
Dilansir SuaraBandung.id dari kanal YouTube Wahyu Oscario, Selasa (20/9/2022), berikut ulasannya.
Gus Baha dalam salah satu kajiannya, mengungkapkan bahwa ada jenis dendam yang direstui oleh Allah SWT.
Di akhirat nanti sebagian muslim, akan mendapat keistimewaan untuk melihat orang yang tidak beriman tersiksa di neraka.
“Orang-orang mukmin itu nanti diberi hak melihat orang-orang kafir kejet di neraka,” ungkap Gus Baha.
Baca Juga: Tiga Hal yang Menjadi Ciri Orang Beruntung, Begini Kata Buya Yahya
Orang-orang mukmin tersebut yakni orang-orang mukmin yang semasa hidupnya memendam dendam kepada orang tak beriman.
Namun, tidak semua orang bisa memiliki keistimewaan tersebut. Syarat yang penting untuk diketahui, yakni ketika masih hidup di alam dunia, orang mukmin tersebut pernah disiksa oleh orang yang tidak beriman.
Ketika orang mukmin disiksa oleh orang yang tidak beriman di dalam hidupnya, maka kelak bisa diberi hak melihat orang yang tidak beriman itu tersiksa di pengadilan neraka.
Itulah jenis dendam yang direstui oleh Allah SWT.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Mutasi Terbesar Polri: 17 Polwan Dipromosikan Jadi Kapolres
-
Guntur Romli Sebut Safari Politik Jokowi Demi Gibran di 2029
-
Kolaborasi Honor of Kings dengan InuYasha, Hadirkan Skin Eksklusif hingga Gameplay Baru
-
3 Peserta Latsarmil Meninggal, KSP Dudung: Belum Ada Kelalaian, Mungkin Faktor Penyakit
-
Balita 2 Tahun Korban Kebakaran di Gandus Meninggal, Tiga Anak Sempat Terjebak di Dalam Rumah
-
Refocusing MBG Prioritaskan Kelompok Rentan, Ribuan Dapur Terancam Mubazir
-
Saat Ekonomi Sulit, Mal Andalkan Hiburan Anak untuk Dongkrak Belanja?
-
Ronald Koeman: Maroko Bisa Mudah Cetak Gol
-
Bareskrim Tetapkan 291 Tersangka dalam Kasus Judol Internasional di Hayam Wuruk
-
Cerita di Balik Longsor Petamburan: Delapan Hari Sebelum Ambrol, Warga Sudah Rasakan Tanda Bahaya