SuaraBandung.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya buka suara tentang alasan istri Ferdy Sambo tidak ditahan.
Kapolri mengatakan ada dua alasan mengapa istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi tidak ditahan.
Dengan melihat alasan tersebut, maka penyidik mengambil keputusan untuk tidak menahan Putri.
Mengapa hingga saat ini istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi tidak juga ditahan.
Masyarakat sangat bersuara lantang menilai jika Langkah Polri tidak menahan istri Ferdy Sambo adalah sebuah ketidakadilan.
Mereka menyeret nama-nama kasus besar yang melibatkan wanita dan anak, tapi tetap ditahan atas nama subjektivitas penyidik.
Namun, hal itu tidak terlihat di kasus istri Ferdy Sambo yang jelas-jelas sudah ditetapkan sebagai tersangka dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.
Banyaknya penilaian negatif atas sikap Polri, Kapolri Jenderal Listyo Sigit sampai turun langsung berbicara soal penahanan istri Ferdy Sambo yang tidak dilakukan penyidik.
Ternyata ini alasannya
Putri Candrawathi, tersangka kasus pembunuhan Brigadir J hingga saat ini belum juga ditahan.
Hal itu sangat berbeda dengan empat tersangka lainnya yang juga diduga terlibat dalam pembunuhan berencana Brigadir J.
Istri Ferdy Sambi yang masih bebas berkeliaran di rumah menjadi sorotan publik yang menagih nilai dan rasa keadilan di negeri hukum Indonesia.
Banyak dari kalangan masyarakat lantas menerka-nerka ada yang sebenarnya terjadi.
Benarkah pengaruh Ferdy Sambo masih sangat kuat di Polri sehingga Putri Candrawathi tidak ditahan.
Komnas Perempuan ‘disikat’ netizen
Bukan hanya Polri yang dikritik, Komnas Perempuan juga ‘disikat’ netizen lantaran merekomendasikan penyidik Polri agar tidak menahan Putri Candrawathi.
Komnas Perempuan juga yang memberi rekomendasi agar penyidik Polri mengusut pelecehan seksual yang jadi pengakuan istri Ferdy Sambo.
Dari sana publik menilai jika dalam pengungkapan kasus pembunuhan berencana pada Brigadir J diduga telah dibumbui banyak kepentingan.
Banyaknya yang menyorot tentang keputusan Polri tidak menahan istri Ferdy Sambo ini lalu dikomentari Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Kapolri kembali menjelaskan alasan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi tidak ditahan.
Jenderal Sigit meminta masyarakat tidak membanding-bandingkan satu kasus dengan kasus yang lain.
Kapolri yang dikenal dekat dengan tersangka Ferdy Sambo ini mengatakan ada beberapa alasan Putri Candrawathi tidak ditahan.
Pertama, kata Kapolri, Putri Candrawathi tak ditahan lantaran mempertimbangan objektif penyidik.
Di mata para penyidik, Putri Candrawathi, dikatakan Kapolri Sigit, dinilai kooperatif.
Dalam pengungkapan kasus, istri Ferdy Sambo banyak memberi keterangan tentang pengungkapan.
Belum laga kata sang jenderal, Polri mendapatkan rekomendasi dari Komnas Perempuan untuk memberi perhatian khusus pada istri Ferdy Sambo.
Dua perteimbangan itu kata Jenderal Sigit yang menjadi dasar istri Ferdy Sambo tidak ditahan.
"Ini pertimbangan dari penyidik ya. Memang ada pertimbangan subjektif,” katanya.
“Itu menjadi kewenangan penyidik sepanjang tersangka kooperatif,” katanya lagi.
“Dan kemudian, saya melihat memang ada rekomendasi dari Komnas Perempuan terhadap kondisi psikologi kesehatan si Putri (istri Ferdy Sambo) yang dalam tanda kutip perlu ada perhatian khusus dari rekomendasinya," ujar Kapolri Sigit dikutip dari Metro Tv, Senin (19/9/2022).
Bukan itu saja, kata sang jenderal, Putri Candrawathi juga masih memiliki anak yang masih balita.
Namun, alasan tersebut lah yang justru dinilai masyakarat tidak adil.
Mereka banyak menyaksikan wanita yang sudah punya anak tetap digiring ke penjara.
Bahkan tak sedikit ada tahanan wanita sampai melahirkan di penjara.(*)
Berita Terkait
-
Ferdy Sambo Masih Pimpin Anak Buahnya Usai Habisi Brigadir J, Pertemuan di Mabes Polri Terungkap, Ini yang Dibicarakan
-
Lokasi Pembuatan Skenario Pelecehan Putri Candrawathi Akhirnya Terbongkar, Ferdy Sambo Pimpin Rapat Langsung Beberapa Jam Setelah Brigadir J Mati
-
Pengacara Brigadir J Tumbang dan Minta Maaf Usai Gambarkan Akhir dari Kasus Ferdy Sambo
-
Tidak Ada Upacara PTDH terhadap Ferdy Sambo, Polri: Diserahkan Saja, Itu Sudah Seremonial!
-
Banding Ditolak, Pengacara Ferdy Sambo Siapkan Langkah Hukum
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan