SuaraBandung.id - Ustaz Adi Hidayat menjelaskan dalam satu ceramahnya bahwa adanya perintah salat bagi manusia adalah karena manusia butuh kepada Allah.
Dilansir SuaraBandung.id dari video short dalam kanal YouTube Duo Solar Official 23 September 2022, berikut ulasannya.
Ustaz Adi Hidayat mengatakan bahwa kita setiap harinya melaksanakan salat apabila telah dikumandangkan adzan.
"Temen temen masih inget, setiap hari kita salat kan. Sebelum kita salat ada tanda waktu salat telah tiba. Apa tandanya? Adzan," kata Ustaz Adi Hidayat.
Kemudian Ustaz Adi Hidayat mengungkapkan bahwa ketika adzan yang dikumandangkan itu telah sampai pada kalimat Hayya Alash Shalah, maka muncul pertanyaan di benak kita.
Pertanyaan itu terkait alasan kita diharuskan melaksanakan salat.
"Yuk kita lihat suara adzan. Begitu Allahu Akbar, Allahu Akbar, sampai di kalimat Hayya Alash Shalah, ayo salat. Terus anda bertanya, kenapa saya salat ya Allah," ungkap Ustaz Adi Hidayat.
Lalu Ustaz Adi Hidayat mengatakan bahwa Allah tidak membutuhkan salat kita. Bahkan status Allah sebagai tuhan tetap tidak berubah sekalipun manusia tidak melaksanakan salat.
Salat yang dilakukan manusia adalah karena manusia butuh kepada Allah untuk meminta kepadaNya.
Baca Juga: Memahami Sifat-sifat Wali Allah untuk Menjadi Seorang Mufassir, Ini Kata Gus Baha
"Kata Allah saya gak butuh salatmu. Kamu gak salat pun tidak akan menurunkan status saya sebagai Tuhan. Cuman kamu butuh dengan salat itu. Wasilah untuk minta kepadaKu," terang Ustaz Adi Hidayat.
Setelah itu, ustaz Adi Hidayat mengatakan bahwa dalam kumandang adzan itu diserukan agar manusia mendirikan salat untuk menggapai kemenangan ataupun kesuksesan.
"kamu salat, Hayya Alash shalah, karena kamu ingin dapat falah (kemenangan atau kesuksesan). Maka dalam suara adzan setelah Hayya Alash Shalah. Apa kalimatnya? Hayya Alal Falah," kata Ustaz Adi Hidayat.
Ustaz Adi Hidayat pun menegaskan bahwa orang yang beriman dan telah melaksanakan seruan salat itu pasti akan menggenggam kesuksesan.
"Kalau sudah digenggam itu, af lah namanya. Kata Allah, orang beriman pasti menggenggam kesuksesan. Itu pasti," pungkas Ustaz Adi Hidayat.
Berita Terkait
-
Memahami Sifat-sifat Wali Allah untuk Menjadi Seorang Mufassir, Ini Kata Gus Baha
-
Ungkap Cara Menyimpulkan Satu Hukum, Maulid Nabi, Ustaz Adi Hidayat: Temukan
-
Semua Aktivitas Hanya untuk Mendapatkan Ridha Allah, Solusi Setiap Persoalan, Ustaz Adi Hidayat: Lihat Jawabannya
-
Pernah Lupa Rakaat Salat, Nabi Meneruskan Rakaatnya, Ini Kata Gus Baha
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
RI-India Mau Kembangkan Industri Logam
-
Range Rover Autobiography Rp8,5 M Jadi Mobil Dinas Gubernur Kaltim
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Nasib THR Ojol Akan Ditentukan Selasa Pekan Depan
-
Pertama Dalam Sejarah! Kumandang Azan Bergema di Old Trafford Markas Manchester United
-
Dudung Abdurachman Banting Setir Jadi Penyanyi, Gandeng Fajar Sadboy
-
Komparasi Mahindra Scorpio Pick Up vs Isuzu Traga Untuk Kendaraan Operasional
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
MKBD Tembus Rp 1 Triliun, KISI Perkuat Fundamental di Tengah Persaingan Sekuritas
-
Alasan Eks Asisten STY di Timnas Indonesia Pilih Gabung Klub Zona Degradasi Super League