SuaraBandung.id - K.H. Ahmad Bahauddin Nursalim, Gus Baha mengungkapkan dalam satu ceramahnya bahwa ciri utama dalam berpikir secara qur'ani adalah mencari sifat-sifat wali Allah.
Dilansir SuaraBandung.id dari video short dalam kanal YouTube anto jerry yang diunggah pada 1 Oktober 2022, berikut ulasannya.
Gus Baha mengatakan bahwa sifat wali Allah adalah bergegas dalam melakukan kebaikan.
"ciri utama berpikir secara qur'ani adalah apa, kamu mencari sifat-sifat wali Allah, dan ternyata sifat wali-wali Allah itu kalau melakukan kebaikan, bergegas," kata Gus Baha.
Kemudian Gus Baha juga mengungkapkan bahwa bermalas-malasan dalam kebaikan adalah sifat orang munafik.
"Dan sifat orang munafik itu kalau melakukan kebaikan bermalas-malasan. Sehingga kata Fathul Muin, kalau kamu (pergi) salat harus ada unsur tergesa-gesa, untuk penanda kamu biar tidak terkategori munafik. Karena orang munafik itu kalau sedang mau salat, malas-malasan," ungkap Gus Baha.
Lalu Gus Baha menegaskan bahwa sifat-sifat orang baik harus dikumpulkan dan ditiru untuk menjadi seorang mufassir.
"Intinya gitu, cara jadi mufassir, cara jadi pemikir quran yang baik apa. Sifatnya orang baik dikumpulkan, kemudian kamu ingin meniru itu. Sifatnya orang buruk kamu kumpulkan, kemudian kamu menghindari sifat itu," pungkas Gus Baha.
Berita Terkait
-
Ungkap Rahasia di Balik Kewajiban Membayar Zakat, Gus Baha: Tidak Pernah Maksiat Secara Langsung
-
Pernah Lupa Rakaat Salat, Nabi Meneruskan Rakaatnya, Ini Kata Gus Baha
-
Tidak Tergantung Tanggal Kelahiran, Kemuliaan Nabi Muhammad SAW, Gus Baha: Terbaik
-
Perbedaan Pendapat, Makmum Menunggu Salam Kedua Imam Terlalu Lama, Gus Baha: Sama Bermutunya
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan