SuaraBandung.id - Peringatan maulid nabi diselenggarakan oleh umat Islam sebagai rasa syukur atas apa yang telah Allah berikan, yaitu nabi Muhammad SAW sebagai utusannya.
Buya Yahya menyampaikan dalam satu ceramahnya bahwa kita tidak boleh mempercayai sebagian orang yang mengingkari perayaan maulid nabi.
Dilansir SuaraBandung.id dari video short dalam kanal YouTube Media Dakwah Hikmah TV yang diunggah pada 19 Oktober 2021, berikut ulasannya.
Buya Yahya mengungkapkan bahwa sekalipun orang yang mengingkari perayaan maulid nabi itu adalah orang yang masyhur, kita tetap tidak boleh tergoda dengan ucapannya.
"Jangan pernah terganggu dan tergoda omongan sebagian orang, biarpun katanya orang itu masyhur, seluruh dunia. Biarpun katanya omongannya lembut, kalau sudah mereka mengingkari perayaan maulid nabi, waspadalah dengan orang tersebut," ungkap Buya Yahya
Buya Yahya lalu mengatakan bahwa ada ahli fitnah yang ingin merusak umat Islam, sehingga perayaan maulid nabi yang semestinya dilaksanakan justru dilarang oleh ahli fitnah tersebut.
"Sebab bergembira dengan nabi kok dilarang. Hati-hati, dan kami harus tegaskan, karena apa, ada ahli fitnah, ingin merusak umat ini. Orang menumbuhkan kecintaan kepada rasulullah dilarang, perayaan maulid nabi dilarang," kata Buya Yahya.
Buya Yahya menegaskan bahwa bergembira kepada nabi adalah bentuk syukur umat Islam atas apa yang Allah berikan yakni baginda nabi sebagai utusanNya.
"Semakin yakinlah anda bahwasanya, bergembira kepada nabi adalah menumbuhkan kecintaan. Bergembira kepada nabi adalah hakikat syukur atas apa yang Allah berikan kepada kita, yaitu nabi Muhammad SAW," pungkas Buya Yahya.
Baca Juga: Rumus dalam Menjalani Rumah Tangga, Buya Yahya: Bukan Kita Saling Memeras
Berita Terkait
-
Rumus dalam Menjalani Rumah Tangga, Buya Yahya: Bukan Kita Saling Memeras
-
Peringatan Maulid Nabi Muhammad, Berikut Tiga Keutamaan yang Akan Kita Dapat jika Lakukan ini
-
Berbuat Baik kepada Allah, Termasuk Golongan Ahli Neraka, Buya Yahya: Tahajud Tidak Pernah Putus
-
Buya Yahya Ungkap Pesan Penting bagi Orang yang Ingin Menjadi Mualaf
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Puluhan Lansia di Prabumulih Dapat Layanan Kesehatan Gratis, Menjaga Tetap Sehat di Usia Senja
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Mengapa Jakarta Masih Berpotensi Hujan Saat Musim Kemarau? BMKG Jelaskan Penyebabnya
-
Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok
-
Javaco Hadir di Palembang, Pengrajin Lokal Jadi Fokus Lewat Program Suara Jagoan
-
Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal
-
Akhir Penantian 40 Hari, 443 Jemaah Haji Asal OKU Timur Kembali ke Pelukan Keluarga
-
Pendapatan Hampir Sesuai Target, Mengapa Ada Rp138 Miliar Dana Tersisa di APBD Pontianak?
-
Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN
-
Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN