/
Kamis, 06 Oktober 2022 | 16:07 WIB
Buya Yahya 19

SuaraBandung.id - Peringatan maulid nabi diselenggarakan oleh umat Islam sebagai rasa syukur atas apa yang telah Allah berikan, yaitu nabi Muhammad SAW sebagai utusannya.

Buya Yahya menyampaikan dalam satu ceramahnya bahwa kita tidak boleh mempercayai sebagian orang yang mengingkari perayaan maulid nabi.

Dilansir SuaraBandung.id dari video short dalam kanal YouTube Media Dakwah Hikmah TV yang diunggah pada 19 Oktober 2021, berikut ulasannya.

Buya Yahya mengungkapkan bahwa sekalipun orang yang mengingkari perayaan maulid nabi itu adalah orang yang masyhur, kita tetap tidak boleh tergoda dengan ucapannya.

"Jangan pernah terganggu dan tergoda omongan sebagian orang, biarpun katanya orang itu masyhur, seluruh dunia. Biarpun katanya omongannya lembut, kalau sudah mereka mengingkari perayaan maulid nabi, waspadalah dengan orang tersebut," ungkap Buya Yahya

Buya Yahya lalu mengatakan bahwa ada ahli fitnah yang ingin merusak umat Islam, sehingga perayaan maulid nabi yang semestinya dilaksanakan justru dilarang oleh ahli fitnah tersebut.

"Sebab bergembira dengan nabi kok dilarang. Hati-hati, dan kami harus tegaskan, karena apa, ada ahli fitnah, ingin merusak umat ini. Orang menumbuhkan kecintaan kepada rasulullah dilarang, perayaan maulid nabi dilarang," kata Buya Yahya.

Buya Yahya menegaskan bahwa bergembira kepada nabi adalah bentuk syukur umat Islam atas apa yang Allah berikan yakni baginda nabi sebagai utusanNya.

"Semakin yakinlah anda bahwasanya, bergembira kepada nabi adalah menumbuhkan kecintaan. Bergembira kepada nabi adalah hakikat syukur atas apa yang Allah berikan kepada kita, yaitu nabi Muhammad SAW," pungkas Buya Yahya.

Baca Juga: Rumus dalam Menjalani Rumah Tangga, Buya Yahya: Bukan Kita Saling Memeras

Load More