SuaraBandung.id - Aktivis yang juga penguasaha wanita asal Bali, Ni Luh Djelantik menggegerkan publik setelah menyatakan mundur dari Partai NasDem.
Pengunduran Ni Luh Djelantik ini hanya beberapa jam setelah Ketua Umum NasDem, Surya Paloh mengumumkan Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden 2022.
Ni Luh mengaku alasan keluarnya dari NasDem itu sepenuhnya karena tidak bisa menerima Anies bergabung di NasDem.
Seperti diketahui jika Ni Luh Djelantik ini dikenal dekat dengan Permadi Arya, Denny Siregar, Eko Kuntadhi.
Kemudian di kalangan politisi, Ni Lu selalu pamer kebersamaan dengan Ganjar Pranowo yang juga digadang-gadang akan dicalonkan maju di 2024 nanti.
Jejak politik yang terjadi di Pilgub Jakarta pada tahun 2017 silam memang sangat kencang di medsos Ni Luh Djelantik.
Wanita Bali ini menilai pertarungan Anies Baswedan yang saat itu melawan Ahok sebagai idola Ni Luh, dinilai menang lantaran memakai politik identitas.
Dia sangat yakin Anies Menang lantaran memainkan politik identitas dan isu SARA.
Kemudian yang disayangkan Ni Luh Djelantik adalah melihat Anies Baswedan tak berusaha mengatasi itu.
“Kita tidak pernah memposisikan dia bapak politik identitas, tapi dia ada," katanya kepada wartawan, Kamis, (6/10/2022) lalu.
"Seharusnya dia (diduga ke Anies Baswedan) bisa cegah itu biar istilah itu tidak keluar, semua sudah terjadi tidak ada penyesalan tidak ada yang saya takuti hidup harus dijalan,” ungkap Niluh.
Terbaru, adalah perlawanan Ni Luh Djelantik bukan sekadar soal politik. Tapi, dia mulai menyeret nama Bali dan agama Hindu masuk pertarungan untuk pilpres 2024.
Hal itu diperlihatkan Ni Luh dengan memamerkan diri berfoto bersama Ganjar Pranowo yang juga digadang-gadang masuk bursa capres.
Ni Luh Djelantik memberikan caption kebersamaan bersama Ganjar dengan kalimat mengerikan.
Wanita asal Bali yang mengaku sebagai aktivis perempuan dan NKRI ini lagi-lagi mengeluarkan pernyataan menohok yang diduga menyindir Anies Baswedan.
Berita Terkait
-
Angkat Kaki Usai Surya Paloh Umumkan Anies Baswedan di 2024, Ni Luh Djelantik Singgung Keselamatan Umat Hindu Bali Terancam
-
Tak Mungkin Dukung Anies Baswedan, Ade Armando Malah Menanti Keajaiban Datangnya Malaikat
-
Jika Anies Baswedan Dijegal, Ini 'Orang-Orang Jokowi' yang Bertarung di Pilpres 2024
-
Anies Baswedan Dideklarasikan Jadi Capres 2024 oleh Demokrat, PKS, NaSdem, Zulfan: Cawapres Sudah Selesai ya
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus