SuaraBandung.id – Perang Rusia di Ukraina yang belum mereda memantik perhatian Presiden ke-6 Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY.
SBY menilai jika perang dunia menggunakan senjata nuklir akan terjadi alias menjadi kenyataan.
Penilaian SBY ini didasari pada perang Rusia dengan Ukraina yang disebutnya semakin liar dan tidak terkendali.
"Jika perang di Ukraina (vs Rusia) makin 'liar' dan tidak terkendali, terjadinya perang dunia disertai penggunaan senjata nuklir bisa menjadi kenyataan," kata SBY dalam utas di Twitter, Selasa (11/10/2022).
SBY menjabarkan dalam utasnya, ada dua permasalahan yang saat ini terjadi dan bisa memicu perang dunia.
Resesi ekonomi global dikatakan SBY menjadi faktor utama. “Kedua, perang di Ukraina (vs Rusia) makin membahayakan bagi keamanan internasional," tuturnya.
Bukan itu saja, SBY juga melihat selain perang di Ukraina, permasalah konflik di Asia Timur bisa ikut mempengaruhi.
Dalam hal ini SBY mengatakan, jika kondisi makin runyam hubungan Taiwan dan China, bisa terjadi kemungkinan menjadi konflik militer terbuka.
"Ingat, Perang Dunia II dulu, ada di Eropa dan Asia. Haruskah kita biarkan terjadi lagi?" ujar SBY.
Dengan kondisi global yang semakin mengkhawatirkan, SBY kemudian mengajak pemimpin dunia lebih mengedepankan perdamaian daripada perang.
Pemimpin dunia diajak SBY "bertindak secara nyata" demi menyelamatkan dunia lewat Konferensi Tingkat Tinggi G20 yang diadakan di Bali pada November mendatang.
"Gunakan Forum G-20 di Bali 'to save our world, to save our planet'. Turunkan ego masing-masing. Negosiasi dan perundingan adalah jawaban," tulis SBY.
Di sejumlah pemberitaan dalam dan luar negeri, serangan Rusia ke Ukraina memang semakin gencar.
Adanya AS dan Eropa yang terus menyuplai senjata membuat perang semakin panjang, dan memancing Rusia untuk bertindak lebih jauh, yakni meluncurkan nuklir.
Masyarakat dunia saat ini merasa khawatir perang nuklir benar-benar terjadi pecah di tengah invasi Rusia di Ukraina yang sudah masuk bulan kedelapan.
Dilansir The New York Times, Presiden Amerika Serikat, Joe Biden bahkan mengatakan soal antisipasi perang nuklir.
"Untuk pertama kalinya (akibat perang Rusia vs Ukraina) sejak Krisis Rudal Kuba, kita berhadapan dengan ancaman langsung penggunaan senjata nuklir," kata Biden belum lama ini.
Biden mengemukakan hal itu setelah Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan bakal "menggunakan seluruh sumber daya yang tersedia" demi menjaga tanah airnya.
Berita Terkait
-
Kebijakan Joe Biden Ubah Ukraina Jadi Neraka, Rusia Beri Peringatan Terakhir hingga Siap-Siap Perang Total
-
Amerika Kompori Ukraina-Rusia Perang Lagi Setelah Zelenskyy Merengek ke Joe Biden
-
Perang Ukraina Memanas, Warga Polandia Diimbau Tinggalkan Belarusia
-
Ibu Kota Ukraina Dihujani Rudal Rusia, 8 Tewas Dan 24 Luka-luka
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan