SuaraBandung.id - Akhir-akhir ini kita sering mendengar istilah Metamesta atau biasa disebut dengan metaverse.
Metaverse adalah satu bagian dalam realitas virtual di internet yang menampilkan satu lingkungan fiktif yang hanya ada dalam imajinasi.
Ustaz Adi Hidayat mengungkapkan bahwa kita harus menyadari kehidupan yang nyata dan berhati-hati dengan imajinasi, karena imajinasi yang negatif dapat menyesatkan kita.
Dilansir SuaraBandung.id dari video short dalam kanal YouTube SA Dakwah yang diunggah pada 4 Agustus 2022, berikut ulasannya.
Ustaz Adi Hidayat mengatakan bahwa kita sebagai manusia akan berpulang pada dunia yang nyata, alam yang nyata. Alam yang nyata itu bukanlah seperti Metaverse.
"Kita ini makhluk yang akan berpulang pada dunia nyata. Alamnya nyata, bukan alam metaverse. Meninggal, maut, alam kubur, akhirat, itu nyata, bukan metaverse, dan kita nggak bisa menghindari dari situ," kata Ustaz Adi Hidayat.
Ustaz Adi Hidayat lalu menyampaikan bahwa kita hendaknya menyadari bahwa kita memiliki kegiatan yang nyata dan tanggung jawab yang nyata, seperti dalam hal ibadah.
"Karena itu, ketika kita menyadari kita punya kegiatan real, tanggung jawab yang real. Ya kan, aktivitas pekerjaan yang real, ibadah, memakmurkan bumi sebagai khalifah di bumi dan sebagainya, maka akan lebih elok kalau konsen ke situ saja," kata Ustaz Adi Hidayat.
Ustaz Adi Hidayat kemudian menjelaskan bahwa kita tetap menghormati kemajuan teknologi. Namun, kita tidak boleh berpaling dari tugas utama kita di dunia.
"Orang-orang menciptakan ruang-ruang tertentu, ya bisa dikatakan kemajuan teknologi dan sebagainya, kita hormati kemajuan itu. Tapi kalau saat yang bersamaan memalingkan dari misi utama kita, maka kita terabaikan di situ," jelas Ustaz Adi Hidayat.
Ustaz Adi Hidayat juga mengatakan bahwa di saat kita berpaling dari tugas kita, maka ada satu makhluk yang tertawa, yaitu makhluk yang sombong dan menganggap rendah nabi Adam.
"Saat terabaikan itulah, ada yang tertawa. Siapa, makhluk yang memang lebih awal sudah merendahkan kakek moyang kita Adam Alaihissalam dan ingin membuktikan kepada Allah dengan kesombongannya," kata Ustaz Adi Hidayat.
"Mampu menyesatkan anak cucu Adam, yang di antara instrumen penyesatan itu lewat imajinasi yang negatif," tambah Ustaz Adi Hidayat.
Berita Terkait
-
Dikabulkan Seketika, Doa dalam Empat Keadaan Ini, Ustaz Adi Hidayat: Keadaan dalam Salat
-
Tidak Boleh Larut dalam Kekecewaan, Kenapa? Ustaz Adi Hidayat: Anda Tidak Bisa Membaca Masa Depan
-
Kacamata dan Pakaian Ini Disebut Berkah, Mengapa Begitu? Ustaz Adi Hidayat: Memiliki Nilai-nilai
-
Hisab di Akhirat, Orang Ini Rajin Baca Al Baqarah dan Al Imran, Apa yang Terjadi? Ustaz Adi Hidayat: Sahabat Udah Nggak Peduli
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Skandal Imigrasi Bali: Bagaimana 8 Pejabat Keruk Ratusan Miliar dari WNA
-
Lipstik Merek Apa yang Dijual di Alfamart? Ini 4 Pilihan Awet Tahan hingga 16 Jam
-
Pompa Air yang Murah Merk Apa? Ini 4 Rekomendasi Terbaik Versi Review
-
Jangan Ada Dusta! Kejujuran Warga Jadi Penentu Nasib Ekonomi Indonesia di 2026
-
3 Produk Eksfoliator untuk Kulit Berjerawat Rekomendasi Dokter Estetika
-
Lenovo x FIFA World Cup 2026 Hadir di Indonesia, Luncurkan Laptop AI Edisi Terbatas
-
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Polda Sulut
-
Paylater dan Pinjol: Ketika Kemudahan Berubah Menjadi Ketergantungan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Bukan Drama Chaebol Biasa: Mengapa Cinderella at 2 AM Layak Masuk Watchlist Kamu